Anggaran TPS Desa Campor Dipotong hingga Rp2,5 Juta, Ini Reaksi PPK Proppo

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 1 Maret 2024 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID,PAMEKASAN- Anggaran operasional Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Campor, Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga disunat oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat hingga hampir Rp2,5 juta.

Uang operasional TPS yang harusnya disalurkan Rp4.454.000 hanya diberikan Rp 2 juta kepada KPPS setempat dan tidak ada tambahan apapun usai hari pemungutan dilaksanakan.

Pengakuan salah seorang Ketua KPPS yang enggan disebutkan identitasnya, menerima dana Rp 2 juta dari PPS, uang itu digunakan untuk kebutuhan konsumsi petugas KPPS dan keamanan, tenda, ATK, kursi, meja dan uang transport petugas yang keluar serta keperluan lainnya.

Baca Juga  Porprov Jatim 2023, Ketua AFKAB Pamekasan: Semoga Raih Hasil Maksimal

“Jujur, uang Rp 2 juta itu memang kurang untuk kebutuhan operasional, namun karena memang tidak ada anggaran lain, maka terpaksa harus sangat irit,” ujarnya.

Ia mengaku, harus mengeluarkan uang pribadi untuk menambal kekurangan operasional.

“Teman-teman KPS butuh makanan ringan agar semangat, serta lainnya, terpaksa pakai uang sendiri,” ujarnya.

Dia menyebut, sesungguhnya dirinya enggan untuk mengungkapkan hal itu sebab sudah selesai, namun agar menjadi pembelajaran bersama, maka harus disuarakan.

Baca Juga  Moratorium Masih Berlaku, Toko Modern Ilegal di Pamekasan Tumbuh Subur

“Mungkin uang pribadi yang keluar tidak seberapa, dan saya anggap sedekah, tapi kalau misalkan ada sisa tambahan, silakan disalurkan, agar tidak menimbulkan buruk sangka,” ujarnya.

Sementara, Ketua PPK Proppo, Abdus Suhud menjelaskan, akan menindaklanjuti keluhan dari KPPS yang tidak menerima anggaran operasional secara utuh.

“Memang uang operasional TPS itu tidak semua langsung ke rekening PPS secara bertahap, mungkin yang diberikan ke KPPS itu seadanya dulu,” ungkapnya

Baca Juga  Waduh! Guru di Sumenep Cabuli Muridnya Sendiri

Namun untuk saat ini, katanya Suhud, semua anggaran operasional sudah turun semua ke PPS.

“Saya akan menindaklanjuti persoalan tersebut ke PPS terkait, agar jelas, posisi uang operasional yang belum disalurkan, pasti akan klarifikasi,” ucapnya

Sementara itu, anggota PPS Campor, Kecamatan Proppo, Julianto, belum memberikan keterangan, saat dikonfimasi, yang bersangkutan tidak direspon.(*)

Berita Terkait

Sambangi Lokasi Bencana Semeru, FRPB Pamekasan Perkuat Operasi Kemanusiaan
Pemkab Pamekasan Anggarkan Ratusan Juta untuk Rehap Pendopo Bupati
Berikut Daftar Nama Pejabat yang Dimutasi Oleh Bupati Pamekasan
Belanja Alat dan Bahan Kantor di Dishub Pamekasan Tembus Rp 200 Juta
Dishub Pamekasan Anggarkan Penerangan Jalan Umum Ratusan Juta
Temuan BPK 33 Lembaga Tidak Setor LPJ di Kabag Kesra Pamekasan
FRPB Pamekasan Terima Bantuan Berupa 2 Tandu Skop dari PLN Madura
Pemasangan Rumble Strip di Pamekasan Telan anggaran Rp 185 Juta

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 18:47 WIB

Sambangi Lokasi Bencana Semeru, FRPB Pamekasan Perkuat Operasi Kemanusiaan

Rabu, 26 November 2025 - 12:43 WIB

Pemkab Pamekasan Anggarkan Ratusan Juta untuk Rehap Pendopo Bupati

Selasa, 18 November 2025 - 12:18 WIB

Berikut Daftar Nama Pejabat yang Dimutasi Oleh Bupati Pamekasan

Selasa, 18 November 2025 - 10:21 WIB

Belanja Alat dan Bahan Kantor di Dishub Pamekasan Tembus Rp 200 Juta

Senin, 17 November 2025 - 10:32 WIB

Dishub Pamekasan Anggarkan Penerangan Jalan Umum Ratusan Juta

Berita Terbaru