Oknum Guru MTsN 2 Pamekasan Diduga Lecehkan Siswa, Lima Anak Mengaku Korban

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Lingkungan sekolah MTsN 2 Pamekasan, (27/1/26).

Ket: Lingkungan sekolah MTsN 2 Pamekasan, (27/1/26).

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Dugaan tindak pelecehan seksual mencuat di lingkungan pendidikan Kabupaten Pamekasan. Seorang oknum guru di MTsN 2 Pamekasan diduga melakukan perbuatan asusila terhadap sejumlah siswa.

Oknum guru tersebut diketahui berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, berinisial AHY, guru pengampu mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dugaan itu mencuat setelah lima siswa mengaku menjadi korban. Salah satu korban berinisial IN menuturkan, terduga pelaku menjalankan aksinya dengan berbagai modus, di antaranya mengancam nilai pelajaran serta memberikan iming-iming uang.

Baca Juga  Resmikan Klinik Utama Faiza, Bupati Baddrut Tamam: Semoga Bermanfaat untuk Rakyat

Menurut pengakuan korban, peristiwa tersebut terjadi di beberapa lokasi, antara lain musolla sekolah, kamar mandi, dan di dalam tenda saat acara kemah.

“Kami sempat melaporkan kepada wali kelas agar ditindaklanjuti ke kepala sekolah, tetapi responsnya hanya sebatas teguran, tanpa tindakan tegas,” ujarnya Senin (26/1/26).

Baca Juga  Ingin Orang Miskin Jadi Polisi, Mas Tamam: Kami Biayai Sekolah dan Hidup Mereka

Korban mengaku mengalami dampak psikologis berupa trauma dan gangguan mental. Ia berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang agar memberikan efek jera.

“Korban ada sekitar lima siswa, kami berharap pelaku mendapat tindakan setimpal, karena sebagai pendidik seharusnya memberi contoh yang baik, bukan melakukan perbuatan tidak pantas kepada siswa,” tuturnya.

Baca Juga  PMII Pamekasan Galang Dana Longsor Timbun 7 Santriwati Ponpes Annidhomiyah

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, saat dikonfirmasi menyampaikan yang bersangkutan sudah tidak lagi bertugas di MTsN 2 Pamekasan.

“Kasusnya sudah selesai, dan yang bersangkutan sudah tidak bertugas di MTsN 2 Pamekasan,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala MTsN 2 Pamekasan Sholeh Suaidi belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan kasus tersebut.

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB