DPRD Tunda Pendaftaran Calon Wakil Pamekasan, Begini Respon PKS

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 10 April 2021 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

: Ketua PKS Pamekasan, Abdullah menggelar press conference terkait penundaan pendaftaran calon Wabup.(mank)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasn, Madura, Jawa Timur, menunda pendaftaran calon Wakil Bupati, pengganti alm Rajae.

Alasan DPRD menunda jadwal pendaftaran lantaran Kemendagri belum mengeluarkan SK tentang pembehentian Wabup Rajae.

Penundaan ini disampaikan Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pamekasan, Abdullah, saat menggelar press conference di kantornya, Jl Trunojoyo, Sabtu sore, 10 April 2021.

Baca Juga  Eksistensi Tambang Ilegal di Pamekasan Karena Ada yang Bekingi, Benarkah?

Menurut Abdullah, DPRD menetapkan pendaftaran calon Wabup pada tanggal 31 Maret sampai 19 April 2021, namun tiba-tiba dibatalkan.

“Setalah kami konfirmasi kepada Ketua DPRD, alasan penundaan karena SK pemberhentian alm Wabup Rajae belum turun dari Kemendagri,” kata Abdullah.

Kebijakan menunda pendaftaran dinilai Abdullah, bentuk ketidak seriusan DPRD Pamekasan melaksanakan tahapan pemilihan Wabup Pamekasan.

Baca Juga  Pemerhati Migas Dorong Pemkab Pamekasan Bangun Mini Plant Pembangkit Listrik

”SK Kemendagri tentang pemberhentian Wabup bisa diterbitkan secepat mungkin jika diurus oleh DPRD, selama ini DPRD terkesan tidak serius, tidak ada upaya untuk menindaklanjuti berkaitan dengan SK,” ungkapnya.

Abdullah mengingatkan DPRD Pamekasan untuk tidak mengulur waktu, karena pemilihan bisa tidak terlaksana jika masa jabatan tersisa 18 bulan.

Baca Juga  Ternyata Lawan Madura United yang Jadi Perhatian Beto Bukan Persebaya

Oleh karenanya, ia mendesak DPRD dan pemerintah untuk segera menindaklanjuti SK pemberhentian Wabup ke Kemendagri.

“SK itu tolong segera diurus, jangan sampai terjadi penundaan berulang, apalagi sampai masa jabatan tersisa 18 bulan, bisa jadi pengisian Wabup tidak terlaksana,”terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB