Pemerhati Migas Dorong Pemkab Pamekasan Bangun Mini Plant Pembangkit Listrik

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 4 Juni 2021 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) Wilayah Kerja Sampang, Medco Energy Sampang Pty Ltd berencana untuk melakukan eksplorasi Migas di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Oleh karena itu, Forum Pemerhati Migas Pamekasan (FPMP) meminta kepada Pemkab Pamekasan untuk membangun mini plant pembangkit listrik, seperti di Grati Pasuruan, yang saat ini mampu mengolah sendiri hasil eksplorasi migas menjadi tenaga listrik.

Baca Juga  Kominfo RI Edukasi Warga Pamekasan Soal Literasi Digital

Untuk membuat mini plant pembangkit listrik, Pemkab Pamekasan harus koordinasi dengan Menteri BUMN dan CQ PLN.

“Nanti bisa BUMM atau CQ PLN yang membangun pembangkit listrik, bisa pihak ketiga,” kata Agus Sujarwadi, anggota FPMP.

Menurut, Agus, begitu ia disapa, jika Pemkab Pamekasan bisa membangu mini plant pembangkit listrik, maka kebutuhan listrik di Madura cukup mengambil di Pamekasan.

Baca Juga  Korban Virus Corona di Sumenep Capai 90 Orang

“Hasil eksplorasi migas itu nanti itu diolah menjadi tenaga listrik, jadi kebutuhan listrik tiga kabupaten lainnya di Madura mengambil di Pamekasan, tidak lagi ke Pasuruan,” ungkapnya.

Mantan Ketua Gerindra yang saat menempati posisi Ketua Bara JP Pamekasan ini menjelaskan, mini plant adalah solusi yang tepat bagi Pemkab Pamekasan, karena daerah penghasil Migas di Madura seperti Bangkalan, Sampang dan Sumenep tapi tidak menikmati hasil.

Baca Juga  Raup Keuntungan Rp 628 Juta, BUMDes Rek Kerrek Sumbang PAD Rp 362 Juta

“Daerah penghasil dan non penghasil migas tidak ada beda karena DBHnya masuk ke Provinsi, hanya besaran CSR yang berbeda. Itupun rentan menimbulkan masalah,” terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB