Satpol PP Pamekasan Rajin Tertibkan PKL Tapi Biarkan Toko Modern Ilegal Beroperasi

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 5 Maret 2021 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKL di Pintu Gebrbang Asta Barat, Bugih, Pamekasan, kabur saat melihat petugas Satpol PP.

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, rajin menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Terbaru, penegak Perda tersebut menertibkan PKL di area CLM Jl Kabupaten, dan PKL pintu Gebrbang Asta Barat, Bugih, Pamekasan.

Bahkan mereka menyita barang dagangan PKL yang didominasi emak-emak tersebut, barang yang disita petugas, tomat, tempe dan kebutuhan dapur lainnya.

Baca Juga  Panlih Tetapkan Fattah dan Agus Sebagai Calon Wabup Pamekasan

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Pamekasan, Moh. Dali mengatakan barang dagangan PKL terpaksa dibawa ke kantornya karena para PKL mokong mangkal di area terlarang.

“Barang dagangan kami beli, sementara pemilik kami berikan pembinaan dan peringatan agar tidak beraktivitas di area terlarang lagi,” kata Moh. Dali.

Satpol PP mengancam akan memberikan tindakan tegas kepada PKL jika mereka kembali jualan di area terlarang.

Baca Juga  Pantun Politik Calon Wabup Pamekasan Menggelitik Perut Anggota DPRD

“Jika peringatan ketiga tidak diindahkan, kami akan mengangkat paksa mereka, dan akan disidang tindak pidana ringan,” terangnya.

Tindakan Satpol PP terhadap PKL seolah menjukkan perlakuan berbeda, toko modern ilegal yang beroperasi bebas, baik di wilayah kota maupun di daerah Kecamatan, tak ada tindakan apapun.

Kepala Satpol PP Pamekasan, Kusairi mengungkapkan tindakan petugas dilakukan secara bertahap, saat ini masih fokus menertibkan PKL di area terlarang.

Baca Juga  Berantas Rokok Ilegal, Satpol PP Pamekasan Gencar Sosialisasi Larangan Peraturan Cukai

“Selanjutnya, kami akan menyasar ke toko modern ilegal,” dalih Kusairi, saat dikonfirmasi, Jumat, 5 Maret 2021.

Data yang diterima wartawan qolbi.id, dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Pamekasan, jumlah toko modern yang terdaftar hanya 27 toko.(mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB