Tips Membuat dan Menyimpan Ketupat Tidak Mudah Basi

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 14 April 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Lebaran ketupat merupakan tradisi umat muslim untuk menyambut datangnya bulan syawal. Tradisi ini identik dengan ketupat. Biasanya, tradisi ini dikemas dengan acara reuni atau halil bihalal.

Lebaran ketupat dirayakan seminggu setelah lebaran hari raya Idul Fitri. Tahun ini, lebaran ketupat dirayakan pada hari Rabu 17 April 2024.

Kendati umat muslim merayakan lebaran ketupat, sebagian diantara mereka belum bisa membuat dan menyimpan dengan baik. Berikut tips membuat ketupat tidak mudah basi.

Diberitakan kompas.com, cara membuat ketupat tidak mudah basi, yaitu Memilih Daun Kelapa Segar, daun kelapa atau janur yang segar membuat ketupat lebih tahan lama ketika disimpan. Karena itu, pilih daun segar untuk membungkus ketupat.

Campur Air Kapur Sirih ke Beras, cara lain untuk mencegah ketupat cepat basi dengan menambahkan air kapur sirih pada beras untuk membuat ketupat Lebaran. Air kapur sirih berfungsi membuat ketupat lebih awet sekaligus terasa kenyal.

Baca Juga  Ini Kata Bawaslu Soal Gus Miftah Bagi-bagi Uang di Pamekasan

Untuk menggunakannya, pastikan beras sudah bersih. Lalu, tambahkan air kapur sirih dan garam ke beras. Terakhir, masukkan beras tersebut ke ketupat. Aduk-aduk rata dan masak sampai matang.

Pakai Air Panas, saat merebus ketupat, air yang digunakan akan berkurang seiring waktu. Saat air mulai habis, tambahkan dengan air panas lagi.

Cara ini membuat ketupat tetap bersih terutama pada janurnya. Lakukan hingga ketupat matang.

Siram Air Es, jika air panas dipakai untuk merebus ketupat sampai matang, gunakan air es pada ketupat yang sudah tanak.

Ketupat yang matang dapat diletakkan ke wadah berlubang agar air rebusan cepat tiris. Kemudian, siram dengan air es. Cara ini membuat janur ketupat tetap berwarna kuning dan tidak mudah basi.

Baca Juga  Ansari Desak Aparat Kepolisian Tuntaskan Kasus Eksploitasi Seksual Anak

Olah Lagi Sebelum Dimakan, setelah Matang, ketupat dapat dihidangkan di meja makan. Jika bersisa, pastikan ketupat dalam keadaan dingin atau suhu ruangan. Lalu, simpan ketupat itu dalam kulkas. Jika akan dimakan lagi, keluarkan ketupat dan biarkan dalam suhu ruangan. Kemudian, kukus atau rebus ulang ketupat kurang lebih 30 menit. Tiriskan air dan nikmati lagi ketupatnya.

Menyimpan Ketupat tidak Mudah Basi

Tiriskan Ketupat, janur ketupat akan terasa basah setelah dimasak. Karena itu, masakan ini tidak boleh langsung disimpan agar tidak cepat basi. Agar lebih awet, pastikan ketupat sudah dimasak sampai tanak. Kemudian, angkat ketupat dan tiriskan sisa-sisa air di sekitar daun ketupat.

Gantung Ketupat, cara terbaik untuk menyimpan ketupat adalah dengan menggantungkannya. Ini membuat sisa-sisa air dari daunnya cepat tiris. Hindari menyimpan ketupat dengan cara ditumpuk dalam wadah. Cara ini membuat air ketupat mengendap sehingga daunnya basah dan cepat basi. Menggantung dan menyimpan ketupat pada suhu ruang bisa membuat makanan ini tahan 2-3 hari.

Baca Juga  Retribusi Sampah di Pamekasan Tembus 200 Ribu, Punglikah?

Bungkus Plastik, jika ingin disimpan lebih dari 2-3 hari, masukkan ketupat dalam kulkas bersuhu dingin. Namun, pastikan ketupat terbungkus plastik kedap udara. Ini menghindari penyerapan aroma dari kulkas, serta mencegahnya hancur.

Menyimpan ketupat di kulkas dalam suhu tiga sampai lima derajat celsius membuatnya mampu bertahan selama satu minggu.

Bekukan Ketupat, ketupat yang disimpan dalam kulkas dapat bertahan satu minggu. Untuk menyimpannya lebih lama, bekukan ketupat dalam chiller atau freezer.(*)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB