Retribusi Sampah di Pamekasan Tembus 200 Ribu, Punglikah?

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 18 Februari 2022 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sampah (Net)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Salah satu pemilik toko minuman di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terpaksa meluapkan kekesalannya kepada oknum petugas retribusi sampah, yang meminta tarif Rp 100 hingga 200 ribu.

Kejadian tidak menyenangkan itu dialami pemilik warung minuman, Jl Niaga, Barurambat Kota, Pamekasan, inisial DA.

DA mengaku kaget ketika ada oknum petugas meminta retribusi sampah hingga mencapai 100 sampai 200 ribu perbulan.

Baca Juga  Ramadhan Berkah, APHT Pamekasan Santuni Ratusan Anak Yatim

Biasanya, kata DA, hanya ditarik retribusi 10 ribu perbulan.

“Agak ngeri, tiba-tiba diminta 100 ribu dan bilang bisa ditawar, warung makan ditagih Rp 200 ribu,” kata DA, Jumat, 19 Februari 2022.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Subaidi mengakui jika ada retribusi sampah di Pamekasan, dengan klasifikasi dan tarif yang sudah tertera dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Baca Juga  7 Kali Raih WTP Berturut-Turut, Bupati Baddrut Tamam: Terimakasih Rakyat

Namun itu tidak menyebutkan klasifikasi dan rincian tarif retribusi sampah, ia hanya berdalih sudah diatur dalam Perbup.

“Memang ada penarikan uang retribusi sampah, tapi jelas siapa penagihnya, areanya, dan klasifikasi objeknya seperti apa, yang pasti kalau tim kami itu tidak melakukan Pungli, kalau ketahuan maka akan kami lakukan tindakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Jalan Menuju Rumahku di Desa Palengaan Daya Rusak Parah, Ra Ahmad: Diperbaiki dari Hasil Swadaya

Subaidi menyarankan pemiliki toko yang merasa dirugikan atas tindakan orang yang mengaku petugas retribusi sampah mendatangi kantor DLH.

“Kalau memang ada orang yang merasa dirugikan silahkan langsung kesini saja (DLH, red) biar jelas, kalau perlu akan kami pertemukan dengan petugasnya,” bebernya.(ROS/HER)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB