Prahara Ungkap Titik Rawan Korupsi Bantuan Jatah Makan Lansia di Pamekasan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Prahara Pamekasan, Ansori.(mank)

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Ketua Pergerakan Mahasiswa Madura (Prahara), Ansori, menyebut bantuan makanan bagi warga Lanjut Usia (Lansia) di lingkungan Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, rawan terjadi penyelewengan.

Titik rawan korupsi bantuan Lansia menurut aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu terletak pada wujud makanan yang belum diketahui publik.

Baca Juga  Layak Ditiru, Gapoktan Toyyiba IV Desa Banyupelle Rintis Sekolah Tani

 “Sampai hari ini Dinsos belum memaparkan menu makanan Lansia,” kata Ansori, Kamis, 11 Februari 2021.

Menu yang akan disajikan kepada Lansia semestinya disampaikan kepada publik, apakah menyusaikan dengan selera atau mereka mendapatkan makanan yang sama setiap harinya.

Baca Juga  Kebelet Kawin Sebelum Cukup Umur, 121 ABG di Pamekasan Ajukan Dispensasi Nikah

“Jika menyesuaikan selera, maka penerima mendapatkan jatah makan dengan harga berbeda, ini sangat rawan penyelewengan,” ungkapnya.

Titik rawan lainnya, lanjut alumni IAIN Madura itu menjelaskan, harga dan kualitas masing-masing bahan, serta porsi makanan.

“Porsi berbeda itu sudah menunjukkan indikasi korupsi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bantuan Lansia di Pamekasan berupa jatah makan siang dan malam, dana yang digelontorkan Rp 4 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Baca Juga  Sopir Bus Jemaah Haji Asal Pamekasan Positif Narkoba

Kepala Dinsos Pamekasan, Moch Tarsun menyampaikan terdapat 400 Lansia yang akan menerima jatah makanan dua kali sehari, mereka tersebar di 13 Kecamatan. (mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB