Kerja Tanpa Lelah Demi Keluarga, 52 TKI Asal Pamekasan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Senin, 25 Januari 2021 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar video TKI tengah bekerja bangunan di negara Malaysia.(ist)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencatat ada 52 Tenaga Kerja Indonesia meninggal dunia selama tahun 2020.

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana mengatakan, faktor meninggalnya TKI yang kebanyakan ilegal itu karena memilik penyakit, seperti stroke, kenjing manis, ginjal, dan ada juga kecelakaan kerja.

Baca Juga  Politikus PBB Kritik Panitia Pemilihan Wabup Pamekasan

“Sepanjang tahun 2020 ada 52 TKI yang meninggal dunia,” kata Hari Sarjana, Senin, 25 Januari 2021.

TKI ilegal meninggal tidak dapat asuransi dari pemerintah, semua kebutuhan dan biaya ditanggung pihak keluarga.

Baca Juga  Naik Perahu Karet, Gubernur Khofifah dan Bupati Baddrut Tamam Tinjau Banjir di Pamekasan

“Mereka tadak dapat asuransi karena berangkatnya tidak prosedural,” ungkapnya.

Hari Sarnaja berharap masyarakat Pamekasan, umumnya Madura, berangkat melalui jalur resmi jika ingin merantau ke luar Negeri.

“TKI bekerja di luar Negeri demi keluarga, tapi mereka lewat jalur ilegal, kami berharap warga Madura melalui jalur resmi sehingga jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi bisa mudah ditangani oleh pemerintah. Misalnya kecelakaan atau meninggal dunia,”terangnya.(gus/her)

Baca Juga  Pemkab Pamekasan Promosikan Produk UMKM di Hari Koperasi Fest 2024

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB