Politikus PBB Kritik Panitia Pemilihan Wabup Pamekasan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus PBB Pamekasan, Suli Faris. (foto/suli faris)

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, telah membentuk panitia pemilihan Wakil Bupati Pamekasan.

Susunan kepanitiaan terdiri dari 4 unsur pimpinan DPRD, 15 anggota legislatif sekaligus anggota, dan 1 dari unsur Sekretaris Dewan.

Jumlah panitia yang mencapai 20 anggota itu tuai kritik dari politikus senior Partai Bulan Bintang (PBB), Suli Faris.

Baca Juga  Longsor di Pamekasan, 5 Santriwati Tewas Tertimbun

Menurutnya, jumlah panitia pemilihan Wabup Pamekasan itu terlalu banyak, karena bukan Panitia Khusus (Pansus) yang bekerja untuk kasus.

Ia pun menilai, panitia hanya membebani anggaran di di tengah kesulitan keuangan negara akibat pandemi Covid-19.

“Pemilihan Wabup itu hanya bersifat seremonial, tidak perlu merekrut anggota banyak, hemat saya ramping dan kaya fungsi,” kata Suli Faris, Rabu, 10 Maret 2021.

Baca Juga  PKB Tak Menuntut Pengganti Wabup Pamekasan dari Internal Partai

Mantan Ketua PBB Pamekasan ini menyarankan anggota DPRD untuk merubah pola pikir lama ke paradigma baru yang lebih profesional.

“Panitia pemilihan Wabup apa urgensinya dengan anggota sebanyak itu, bebani anggaran saja,” ungkapnya.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 Serentak, Bupati Pamekasan: Sudah Capai 70 Persen

Mantan anggota DPRD Pamekasan itu kemudian membandingkan dengan seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hanya terdiri 9 orang.

“KPK saja hanya 9 orang dengan beban yang sangat berat, ini hanya panitia seleksi calon Wabup 19 anggota,” pungkasnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB