Bedah 783 Rumah Reot, Bupati Baddrut Tamam: Semoga Jadi Baiti Jannati

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 7 Oktober 2021 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2021, total rumah  reot yang disulap menjadi bangunan utuh itu sebanyak 783 unit.

Kegiatan bedah rumah bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan, sebanyak 722 unit rumah, dan 61 unit dari Dana Alokasi Khusu (DAK) 2021.

Realisasi bedah rumah kini mencapai 80 persen, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Muharram, optimis pekerjaan bedah rumah tersebut tuntas sebelum akhir Desember 2021.

Optimis Bupati Baddrut Tamam dan Muharram didasari hasil kunjungan ke rumah penerima bedah RTLH di tiga lokasi berbeda, di Desa Teja Timur, Kecamatan Kota, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, dan Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong.

Kunjungan Bupati bersama rombongan Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dinas terkait, Rabu, 6 Oktober 2021, mengendarai sepeda motor.

Baca Juga  Imigrasi Pamekasan Jelaskan Cara Urus Paspor Hilang di Luar Negeri

Kedatangan Bupati bersama Forkopimda disambut hangat dan harmonis oleh penerima bantuan RTLH, bahkan mereka terharu karena Bupati langsung mencium tangan penerima yang notabene lebih tua dari Bupati Baddrut Tamam.

Tidak lupa pula, penerima di masing-masing desa yang dikunjungi Bupati, mengucapkan banyak terimakasih, lantaran telah mambangun rumah mereka, yang awalnya dari anyaman bambu menjadi bangunan rumah utuh.

Sakalangkong Pak Bupati, Sakalangkong Nak Banto’nah (terimakasih Pak Bupati, Terimakasih nak bantuannya,”kata Sittiyani, penerima RTLH asal Bungbaruh, Kadur.

Penerima lainnya asal Klompang Timur, Pakong, Asiatul Laily, turut bersyukur atas bantuan RTLH dari Pemkab Pamekasan.

“Alhamdulillah rumah kami sekarang enak, nyaman dan nyenyak, terimakasih Pak Bupati,” tutur Laily, begitu ia disapa.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam komitmen akan terus mendorong pembangunan RTLH bersama stakeholder hingga tingkat desa.

Bahkan, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mematok target bantuan RTLH 2022, sebanyak 1000 unit.

Baca Juga  Kiai Bustomi Kenalkan Kak Achmadi Kepada Rakyat Pantura: Ini Calon Bupati yang Lahir dari Rahim Pesantren

“Tahun ini Pamekab Pamekasan membanun RTLH sekitar 760-an. Mohon doanya tahun depan bisa seribu RTLH,” turut Baddrut Tamam.

Mas Tamam, begitu ia disapa, mengajak masyarakat yang menerima bedah RTLH, untuk terus bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Semoga rumah bantuan dari Pemkab Pamekasan menjadi rumah Baiti Jannati. Amin,” doa Mas Tamam.

Optimis Pembangunan RTLH Selesai Desember 2021

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Pamekasan, Muharram, senang realisasi pembangunan RTLH 2021, sudah mencapai 80 persen. Ia optimis pembangunan RTLH tuntas Desember 2021.

“Kalau kendala tetap ada ya. Misalnya belum ada tukangnya dan musim penghujan, secara keseluruhan pembangunan RTLH berjalan baik,” kata Muharram.

Muharram akan berusaha keras menambah jumlah penerima RTLH hingga mencapai 1000 unit untuk tahun 2022.

“Mohon dukungannya, semoga tahun depan bisa sampai seribu unit rumah RTLH yang dibangun Pemkab Pamekasan,”

Baca Juga  Bea Cukai Madura dan Pemkab Pamekasan Ajak Masyarakat Berantas Rokok Ilegal

Tangis Kades Bungbaruh, A. Fauzi

Kepala Desa Bungbaruh, Kadur, Pamekasan, A. Fauzi, mendampingi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat sesi wawancara bersama awak media. Ia juga dicecar banyak pertanyaan seputar program RTLH dari Pemkab Pamekasan.

Saat memberikan keterangan, suara mantan jurnalis itu tiba serat dan terlihat menangis, ia mengaku senang warganya kebagian menerima bantuan RTLH.

“Saya terharu terhadap program Bupati (RTLH, red), yang menjadi motivasi saya mengajukan RTLH, ada warga yang melaporkan di puncak gunung bahwa ada rumah tidak layak huni, kebetulan melahirkan,” kata A. Fauzi.

Berkat bantuan RTLH dari Pemkab Pamekasan, rumah warga itu kini menjadi bangunan utuh, dan layak ditempati.

“Kami sampaikan banyak terimakasih kepada Pemkab Pamekasan, Pak Bupati, asas manfaat bantuan rumah ini luar biasa, program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB