FATWA CORONA

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 10 Juni 2021 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Situasi Penularan Corona Virus Disease 2021.

Mas Tamam, begitu ia disapa, meminta Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan Desa/Kelurahan melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Dengan semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 serta resiko yang mungkin timbul sebagai akibat aktivitas masyarakat, maka perlu dilakukan upaya cepat, tepat, fokus dan terpadu guna menekan menekan penyebaran Covid-19 di Pamekasan,” kata Mas Tamam.

Baca Juga  Rayakan Anniversary Pamekasan Call Care, Mas Tamam: PCC Bermanfaat untuk Rakyat

Ada enam poin yang disampaikan Bupati melalui SE dengan nomor 800/246/432.002/2021.

Pertama, meningkatkan sosialisasi penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat serta membuat kemampuan testing, tracing dan treatment.

Kedua, melaksanakan optimalisasi posko Covid-19 oleh seluruh unsur dan anggota satuan tugas penanganan Covid-19 mencakup fungsi pencegahan, pembinaan dan fungsi pendukung.

Baca Juga  Ada Apa dengan Cahya Wibawa PUPR Pamekasan Belum Gelar Tender Infrastruktur

Ketiga, menunda kegiatan sosial budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan penularan, seperti perkumpulan, arisan, pesta keluarga, perayaan keagamaan, pertemuan rutin dan kegiatan lainnya.

Empat, melakukan pengetan bagi orang yang mengajukan permohonan izin perjalanan ke luar Provinsi/Kabupaten/Kota.

Lima, melakukan pengetan perjalanan lintas  Provinsi/Kabupaten/Kota bagi orang yang memasuki wilayah administratif Kabupaten Pamekasan dengan melakukan skrining dokumen administrasi perjalanan dan dan surat perjalanan hasil PCR test/rapid test negatif Covid-19.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam Siapkan Mobil Sehat Layani Kafilah MTQ Jatim 2021

Dan terakhir, dalam hal terdapat orang melakukan perjalanan lintas Provinsi/Kabupaten/Kota tanpa memiliki dokumen administratif perjalanan, maka Kepala Desa/Lurah menyiapkan tempat karantina mandiri selama 5×24 jam dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

SE ini ditandatangani langsung Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB