Ada Apa dengan Cahya Wibawa PUPR Pamekasan Belum Gelar Tender Infrastruktur

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 15 Juni 2021 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Proyek infrastruktur di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hingga sampai triwulan kedua belum digelar.

Kondisi itu membuat Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ismail angkat bicara.

Menurut politikus partai Demokrat tersebut, selama ini dinas PUPR berlindung dibalik refocusing APBD 2021, tidak merealisasikan proyek infrastruktur.

Namun, saat ini Dinas PUPR tidak bisa mengelak lagi karena refocusing sudah final sejak bulan lalu.

Baca Juga  Kemnaker Siap Kerjasama Tingkatkan Skill dan Kompetensi Mahasiswa Unira

“Perbupnya itu sudah selesai bulan kemarin, tapi sampai sekarang belum ada proyek besar direalisasikan,” kata Ismail.

Ia pun membuktikan jika proyek di PUPR belum ada yang digelar.

“Kemarin komisi III mengecek di UPL belum ada gelaran program besar infrastruktur,” ungkapnya.

Mantan aktivis PMII tersebut mengaku sudah sering kali menyampaikan kepada dinas PUPR untuk segera merealisasikan program infrastruktur.

Baca Juga  PMII IAIN Madura Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang di NTT dan NTB

“Kita sudah tiga kali rapat, mewanti-wanti untuk cepat digelar tapi kenyataannya tidak. Ini namanya lelet,” tuturnya.

Ismail khawatir proyek-proyek besar itu tidak terealisasi karena waktu yang mepet.

“Kalau gagal lelang pertama dan kedua jangka waktu pekerjaan hanya tiga bulan, siapa yang mau mengambil resiko jika digelar akhir tahun,”terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Cahya Wibawa mengakui proyek infrastruktur belum digelar, kendala awal refocusing anggaran sehingga harus merubah penganggaran kegiatan.

Baca Juga  Ini Kata Kapolsek Soal Paus Terdampar Massal di Pantai Modung Bangkalan

“Tapi penggaran sudah final, saat ini sudah mulai perencanaan pengadaan atau lelang,” bebernya.

Sedikitnya, kata Cahya, begitu ia disapa, terdapat tiga tender besar yang menjadi prioritas, yaitu kegiatan pemeliharaan berkala jalan Palengaan-Pegantenan dengan nilai Rp 6,5 miliar.

Palengaan-Pangereman Rp 4,1 miliar, dan Pembangunan jalan Pagentenan-Bujur Barat Rp 35 miliar.

“Kami optimis November pekerjaan sudah selesai,”terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB