Meneladani Ulama Madura, KH. Abd Hamid Baqir

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 13 Januari 2021 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beliau lahir di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.R.KH.Abd Hamid Baqir gemar menuntut ilmu di banyak tempat pada masa mudanya, diantaranya Ponpes Siwalan Panji, Sidoarjo. Selanjutnya, beliau pindah ke Makkah Al-Mukarromah, Saudi Arabi, untuk mendalami ilmu tafsir al-qur’an kepada guru Syeikh Alawai.

Mengutip hasil riset Wakil Ketua Persatuan Alumni Banyuanyar (Peradaban) Zainuddin Syarif, kegemaran R.KH. Abd Hamid Baqir menimba ilmu memberi pengaruh dan nilai tersendiri bagi kepakaran dan keilmuannya, sehingga membuat namanya sangat dikenal pada masanya.Nama besar R.KH. Abd.

Baca Juga  Bupati Pamekasan Musnahkan 2.670 Minuman Keras

Hamid Baqir tidak lepas dari sepak terjang kepemimpinan dan peran dakwah, baik kepemimpinan dan dakwah di internal Ponpes Darul Ulum Banyuanyar maupun peran sosial di kalangan masyarakat.

Peran R.KH. Abd Hamid Baqir di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar cukup besar. Ulama yang dikenal dengan jiwa dakwah totalitas itu tercatat sebagai pengasuh generasi keempat, R.KH. Abd Hamid Baqir melanjutkan kepemimpinan dari ayahnya, R.KH. Abdul Majid, yang pada saat itu memilih bermukim ke luar sekaligus mendirikan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata.

Baca Juga  Rektor IAI Al-Khairat Apresiasi Aktor Teater Kaged Main Sinetron Tukang Ojek Pengkolan

Berbekal semangat juang dakwah, R.KH. Abd Hamid Baqir mengharuskan dirinya menjalankan kepemimpinan dua Ponpes sekaligus, selain Banyuanyar, beliau memimpin Ponpes An-Nur, Kali Baru, Banyuwangi, yang dirintis sejak tahun 1957.

Peran itu tetap beliau jalankan secara maksimal meski harus membagi waktu dan tenaga di dua tempat berbeda, antara pulau Madura dan Banyuwangi.(gus/her)

Baca Juga  Pemkab Pamekasan Gelontorkan Anggaran Rp 62 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Honorer

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB