KPU Pamekasan Angkat Bicara Soal Anggaran TPS Campor Disunat hingga Rp 61 Juta

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 6 Maret 2024 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID,PAMEKASAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, angkat bicara soal dugaan operasional TPS disunat di Desa Campor, Kecamatan Proppo.

Menurut Komisioner KPU Pamekasan, Fathorrahman, operasional itu dicairkan secara utuh kepada PPS.

“dari KPU sudah lunas ke PPS, kalau tidak dicairkan lengkap minta sama PPSnya,” kata Fathorrahman, Rabu, 6 Maret 2024.

Baca Juga  Peserta PPK Jalani Tes Tulis Besok, KPU Pamekasan: Terlambat Tidak Dapat Tambahan Waktu

Fathorrahman menjelaskan, anggaran operasional TPS harus dicairkan kepada KPPS sebelum hari pemungutan suara.

“Anggaran TPS seharusnya lunas sebelum hari H pencoblosan,”tegasnya.

Uang operasional TPS yang harusnya disalurkan Rp4.454.000, hanya menerima Rp 2 juta, Desa Campor mempunyai 25 TPS. Dugaan kuat, operasional TPS yang disunat PPS mencapai Rp. 61.350.000 daei 25 TPS.

Baca Juga  PPP Pamekasan Daftarkan 45 Bacaleg, Wazirul Jihad: 12 Incumbent Kembali Maju Pileg 2024

Kabar pemotongan tersebut mencuat usai salah seorang Ketua KPPS yang enggan disebutkan identitasnya, mengaku hanya menerima dana Rp2 juta dari PPS, uang itu digunakan untuk kebutuhan konsumsi petugas KPPS dan keamanan, tenda, ATK, kursi, meja dan uang transport petugas yang keluar serta keperluan lainnya.

Baca Juga  Pendaftar PPK di Pamekasan Tembus 807 Orang

“Jujur, uang Rp 2 juta itu memang kurang untuk kebutuhan operasional, namun karena memang tidak ada anggaran lain, maka terpaksa harus sangat irit,” bebernya.

Dikonfirmasi berulang, anggota PPS Desa Campor, Julianto tidak merespon, baik melalui pesan singkat WhatsApp maupun telepon seluler.(*)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB