Program Beasiswa Santri Terealisasi, Kini Pemkab Pamekasan Siapkan Bantuan Pertanian Untuk Pesantren

Avatar photo

- Reporter

Senin, 23 Mei 2022 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Program Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bidang pendidikan, beasiswa santri, telah terealisasi sejak tahun 2020. Program unggulan Bupati Baddrut Tamam tersebut terus berlanjut hingga tahun ini, 2022.

Beasiswa itu untuk santri tidak mampu, berprestasi dan santri penghafal al-quran. Masing-masing penerima mendapatkan beasiswa Rp 500 ribu perbulan.

Baca Juga  Silaturrahmi dan Dialog, Cara Kak Achmadi Dekati Kaum Milenial dan Gen Z

Sukses merealisasikan beasiswa santri, kini Pemkab Pamekasan menyiapkan bantuan pertanian untuk Pondok Pesantren (Ponpes) yang mengembangkan pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Ajib Abdullah mengatakan bantuan hibah tersebut untuk Ponpes yang ingin mendidik santri bidang pertanian.

“Pertama tujuan bantuan ini untuk mempersiapkan potensi santri. Selain itu untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Ajib Abdullah, Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam Serahkan Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi dan Difabel

Menurut Ajib, begitu ia disapa, dana hibah tidak hanya untuk kelompok tani. Lembaga non profit juga berhak menerima, termasuk Ponpes.

“Lembaga yang bergerak bidang pertanian juga berhak menerima dana hibah pertanian,” ungkapnya.

Bantuan pertanian untuk Ponpes, kata Ajib, perlu dilakukan survie, mulai dari lokasi hingga potensi daerah, karena sangat menentukan kesuksesan program.

Baca Juga  Tips Hadapi Tantang Revolusi Industri Ala Mas Tamam

“Pesantren yang mau mengembangkan pertanian, kita lihat potensinya. Misalnya kalau daerah Tlanakan diberi durian kan tidak cocok, makanya kita harus lihat potensi yang ada, lokasi pesantrennya dimana, ada air atau tidak,” terangnya.(*)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB