dr. Tatik dan RS Larasati Diduga Permainkan Pasien Kurang Mampu

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 2 September 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah sakit Larasati Pamekasan

Rumah sakit Larasati Pamekasan

Pamekasan, Qolbi.Id  – Salah satu pasien kurang mampu asal Desa Bujur Timur Pamekasan mengeluh mahalnya harga biaya obat penderita penyakit kista di Pamekasan, padahal yang bersangkutan merupakan peserta aktif BPJS Kesehatan.

Diketahui salah satu pasien Parma (59) menderita penyakit kista yang ditangani oleh rumah sakit Larasati namun oleh pihak RS sebelum dilakukan tindakan operasi disarankan untuk suntik obat di luar RS. Tepatnya di praktik dr. Tatik Sulistyowati di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

Baca Juga  BMM Bakal Gelar Seminar: Usut Dugaan Intervensi Kebijakan Istri Muda Bupati Pamekasan

Setelah disuntik dan di ultrasonografi (USG), kata Parma, dimintai biaya sangat mahal sekitar Rp 4,5 Juta sekali suntik. Bahkan pasien yang lain dengan penyakit yang sama ada yang dikenai Rp 5 juta.

“Saya kaget dengan biaya mahal tersebut, padahal ketika mendaftar di RS Larasati sebagai pasien peserta BPJS,“ Kata Parma. Selasa (2/9/2025).

dr. Tatik Sulistyowati menyampaikan Pengobatan penyakit kista di praktiknya tidak ditanggung BPJS. Karena BPJS hanya menanggung biaya operasi di Larasati.

Baca Juga  Soal Kabar Paksa Vaksin Covid-19, Bupati Pamekasan: Itu Tidak Benar

“Jadi biaya obat yang tidak ter-cover BPJS harus bayar. Serta ini kan tempat praktek. Sementara berobat ditempat praktek tidak bisa menggunakan BPJS,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, harga suntik Tapros 3,75 mg berkisar antara Rp1.550.000 hingga Rp1.750.000. Sedangkan Tapros 3M (11,25 mg) bisa mencapai Rp4.950.000 per box.

“Jadi biaya suntik untuk penyakit kista bervariasi, ada yang biasa dan ada agak mahal. Serta saya tidak memaksa kepada pasien untuk menggunakan obat yang mahal,”ungkap Dokter Tatik Sulistyowati, saat di wawancara di tempat praktiknya di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

Baca Juga  Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

Ketika media ini mengkonfirmasi ke Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Nuzuludin Hasan menerangkan bahwa segala jenis obat tercover oleh BPJS Kesehatan, termasuk obat untuk penderita penyakit kista.

“Obat Tapros masuk dalam Formularium Nasional (Fornas) dan dijamin oleh BPJS Kesehatan sepanjang pemberiannya sesuai indikasi medis,” terangnya.

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB