Soal Kabar Paksa Vaksin Covid-19, Bupati Pamekasan: Itu Tidak Benar

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 14 Oktober 2021 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjalani vaksinasi tahap dua di kantor Kecamatan Pegantenan, Rabu, 10 Februari 2021. (foto/ist)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, bicara soal kabar adanya paksaan vaksinasi Virus Corona (Covid-19) di Pamekasan.

Menurut Mas Tamam, begitu ia disapa, kegiatan vaksinasi oleh Pemkab Pamekasan bersifat sukarela, tidak ada paksaan.

“Kami hanya memfasilitasi tempat, yang mau vaksinasi ayo vaksin, yang tidak mau divaksin, kami edukasi, paksa vaksin itu tidak benar,” kata Mas Tamam, Kamis, 14 Oktober 2021.

Baca Juga  Closing MHQ Nasional, Kiai Hazibin Ingatkan Pesan Alm RKH Syamsul Arifin

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, memastikan tidak ada vaksinasi paksaan, kepastian itu berdasarkan laporan dari Polres dan Kodim 0826 Pamekasan.

“Tidak ada petugas yang memaksa masyarakat untuk vaksin,” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Pamekasan Gelar Sidang Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2021

Sebelumnya, Mas Tamam menghadiri kegiatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren  Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan, Rabu, 13 Oktober 2021.

Vaksinasi tersebut dihadiri Forkopimda, dan ribuan warga dan santri, melihat antusias warga, Mas Tamam mengaku senang.

Baca Juga  Raup Keuntungan Rp 628 Juta, BUMDes Rek Kerrek Sumbang PAD Rp 362 Juta

“Hari ini kami juga saksikan bersama-sama, yang hadir ke sini karena semuanya ingin divaksin, yang hadir ke sini karena semuanya ingin mendapatkan herd immunity. Hari ini kami merasa mendapatkan energi tambahan,” terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB