Posko Rakyat Jawa Timur Menggugat Dirusak Oleh Orang Tidak Dikenal

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posko rakyat Jawa Timur menggugat

Posko rakyat Jawa Timur menggugat

Surabaya, Qolbi – Aksi premanisme berupa perusakan posko dan pencurian uang donator Rakyat Jawa Timur Menggugat oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (25/08/2025) menggundang perhatian publik.

Plt. Ketua PW GMPI Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyayangkan sikap arogansi tersebut. Menurutnya tindakan tersebut tidak sepantasnya dilakukan mengingat aksi demonstrasi adalah hak yang dilindungi oleh undang-undang.

“Sangat miris, tidak sepantasnya ada tindakan premanisme seperti itu. Apalagi posko yang dirusak dan uang yang diambil hasil  sumbangan masyarakat”, Kata Holik Ferdiansyah.

Baca Juga  Gudang Produksi Rokok Ilegal Tidak Ditindak, Satgas Hanya Berani Razia Pedagang Kecil

Menurutnya, Gubernur Khofifah harus segera merespon persoalan  tersebut guna meredam situasi, agar tidak terjadi gesekan antar warga.

“Gubernur harus duduk bareng, tanyakan langsung ke mereka (masyarakat), kira-kira apa yang menjadi kegelisahan mereka selama ini hingga sampai mendirikan posko buat demo. Toh dari gedung Grahadi ke taman Apsari paling 3 menit jalan kaki”, tuturnya.

Baca Juga  Buka MTQ Jatim 2021, Khofifah Indar Parawansa: Ajang Untuk Mencintai Al-Quran

Holik menuturkan tuntutan Rakyat Jawa Timur Menggugat dinilai wajar dan normatif ditengah isu kenaikan pajak di beberapa daerah.

“Saya baca itu tuntutannya biasa saja ya, tidak ada bahasa gulingkan Gubernur seperti yang digembar-gemborkan. Cuma sebatas pengampunan denda pajak, penuntasan korupsi dana hibah, dan tindakan tegas atas dugaan pungli di SMK/SMA se Jatim”, tandasnya.

Baca Juga  Astaga! 47 Rekening KPM PKH di Pamekasan Dipakai Judi Online

Dirinya mengingatkan Gubernur Khofifah agar tidak egois dan mau mendengar keluahan rakyatnya.

“Jangan karena sudah kembali jadi gubernur malah acuh begitu ke rakyatnya, jangan. Ingat dulu waktu kampanye, sampe ke plosok-plosok disamperin buat nyari dukungan”, tambahnya.

“Baik yang mau demo atau yang menolak demo, sama-sama warga Jatim. Kudunya ya didengarkan juga keluhannya”, tutup Holik.

Berita Terkait

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan
Silaturahmi Keraton Surakarta ke Pamekasan, Perkuat Jejak Sejarah Leluhur
Pembahasan Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan Masih Belum Menemukan Titik Terang
Sambangi Lokasi Bencana Semeru, FRPB Pamekasan Perkuat Operasi Kemanusiaan
FRPB Pamekasan Terima Bantuan Berupa 2 Tandu Skop dari PLN Madura

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Senin, 23 Februari 2026 - 14:20 WIB

Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:19 WIB

Silaturahmi Keraton Surakarta ke Pamekasan, Perkuat Jejak Sejarah Leluhur

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:02 WIB

Pembahasan Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan Masih Belum Menemukan Titik Terang

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB