Buntu Ketidakpuasan Kepada Khofifah, Warga Jatim Akan Gelar Demo Besar-besaran

Avatar photo

- Reporter

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syaiful, ketua Forum Kajian Kebijakan Publik (FKKP) Pamekasan.

Syaiful, ketua Forum Kajian Kebijakan Publik (FKKP) Pamekasan.

SURABAYA, Qolbi.Id – Buntut kebijakan gubernur Jawa Timur Khofifah, yang dinilai telah menyengsarakan masyarakat, sejumlah aktivis akan geruduk Gedung Grahadi, Surabaya dengan sejumlah tuntutan.

Aksi yang akan digelar pada Sabtu 23 September 2025 akan berlangsung pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Syaiful, ketua Forum Kajian Kebijakan Publik (FKKP) Pamekasan, mengajak kepada semua aktivis masyarakat Jawa Timur untuk bersatu menyampaikan aspirasinya yang dinilai telah memberatkan bahkan menyengsarakan warga Jatim.

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa gerakan ini murni gerakan Masyarakat dan tidak ditunggangi kepentingan politik atau parpol tertentu.

Baca Juga  Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan

“Jadi gerakan demo ini murni gerakan warga Jawa Timur. Jadi syarat ikut gerakan kami mereka adalah warga Jawa Timur,” Tegas Syaiful. Senin (25/8/2025).

Mantan aktivis PMII Pamekasan tersebut menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan puncak kekecewaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Rakyat sudah gerah, rakyat marah. Tuntutan kami jelas, ini bukan sekadar persoalan politik, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Syaiful.

Aksi ini, kata Syaiful mengatasnamakan Rakyat Jawa Timur, yang merasa hak-haknya telah diabaikan. Gedung Grahadi dipilih sebagai pusat unjuk rasa karena merupakan simbol kekuasaan eksekutif di provinsi ini.

Baca Juga  Buka MTQ Jatim 2021, Khofifah Baca Puisi D Zawawi Imron: Pamekasan Jadi Mekah dan Madinah Kecil

“Rakyat Jawa Timur yang sudah gerah pada pejabat publik,marik satu komando lawan pemimpin yang zalim,” tukasnya.

Sementara ada 3 tuntutan massa aksi yang akan dibawa pada Sabtu 23 September 2025 diantaranya sebagai berikut;

1. Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor: Massa mendesak agar tunggakan pajak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat dihapuskan. Kebijakan ini dinilai memberatkan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Baca Juga  Dikenal kedermawanannya, Haji Her Dianugerahi Penghargaan dari CNN Indonesia Awards 2025

2. Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Hibah: Aksi ini juga menuntut pengusutan tuntas dugaan korupsi dana hibah triliunan rupiah yang diduga melibatkan Gubernur Jatim. Dugaan kasus ini sudah menjadi rahasia umum dan harus segera diungkap demi transparansi dan akuntabilitas.

3. Penghapusan Pungutan Liar (Pungli) di Sekolah: Tuntutan ketiga adalah penghapusan segala bentuk pungli di sekolah-sekolah SMA/SMK Negeri di Jawa Timur. Praktik ini dianggap merusak citra pendidikan dan memberatkan orang tua siswa.

Berita Terkait

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan
Silaturahmi Keraton Surakarta ke Pamekasan, Perkuat Jejak Sejarah Leluhur
Pembahasan Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan Masih Belum Menemukan Titik Terang
Sambangi Lokasi Bencana Semeru, FRPB Pamekasan Perkuat Operasi Kemanusiaan
FRPB Pamekasan Terima Bantuan Berupa 2 Tandu Skop dari PLN Madura

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Senin, 23 Februari 2026 - 14:20 WIB

Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:19 WIB

Silaturahmi Keraton Surakarta ke Pamekasan, Perkuat Jejak Sejarah Leluhur

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:02 WIB

Pembahasan Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan Masih Belum Menemukan Titik Terang

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB