Dinkes Pamekasan Bicara Soal Bahaya Beli Pakaian Bekas Impor

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 25 Maret 2023 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Syaifuddin, meminta masyarakat untu tidak sembarangan membeli pakaian bekas yang belakangan menjadi sorotan nasional.

Menurut Syaifuddin, pakaian bekas impor potensi ada virus dari luar negeri yang bisa menular kepada masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Pasca Debat Pilkada Kedua, Kelompok Milenial & Gen Z Putuskan Dukung Paslon BERBAKTI

“Bisa jadi ada koman dan virus yang menempel dipakaian bekas itu, dan itu bahaya bagi kesehatan kita,” kata Syifuddin, Sabtu, 25 Maret 2023.

Syaifuddin juga meminta masyarakat tidak tergiur pakaian bekas impor sekalipun harga yang ditawarkan murah.

Baca Juga  Segitiga Emas Partai Persatuan Pembangunan Pamekasan

“Jangan mengabaikan kesehatan dengan harga pakaian bekas murah. Virus Indonesia dengan luar negeri sangat berbeda, bisa jadi virus luar menempel melalui pakaian dan menyebar,” ungkapnya.

Terakhir, Syaifuddin berharap pemerintah pusat memperhatikan semua barang yang masuk ke Indonesia, termasuk pakaian bekas impor.

Baca Juga  Jadwal Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan Tentang Cukai di Pamekasan

“Sekali lagi kami sampaikan, jangan mudah membeli pakaian bekas impor, lebih baik hati-hati demi kesehatan kita semua,” terangnya.(*)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB