Pengrajin Batik Curhat ke Cabup Ra Baqir 10 Tahun Kurang Diperhatikan Pemerintah

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 24 Oktober 2024 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Calon Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Muhammad Baqir Aminatullah, mendatangi pengrajin batik di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kamis, 24 Oktober 2024.

Kedatangan calon nomor urut 3 ini membuka ruang dialog dengan para pengrajin batik, keluh kesah pun disampaikan kepada calon Bupati sekaligus Pengasuh Ponpes Darut Tauhid, Palpettok, pegantenan.

Kepada Ra Baqir, pengrajin batik menyampaikan banyak keluhan. Selain penjualan lesu, mereka kurang diperhatikan pemerintah Pamekasan.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam: Kritik dan Saran Penting untuk Kemajuan Daerah

“Sepuluh tahun terakhir, kami kurang diperhatikan pemerintah, penjualan batik sangat minim,” tutur Rokib di hadapan Ra Baqir.

Oleh karen itu, Rokib meminta kepada Ra Baqir untuk dapat memberikan solusi jika terpilih menjadi Bupati Pamekasan.

“Kami doakan semoga Ra Baqir jadi Bupati Pamekasan, tentu kami punya harapan kepada Ra Baqir agar bisa mengangkat Batik Pamekasan, penjualan lancar sehingga kesejahteraan pengrajin terjamin,” harapannya.

Baca Juga  Kak Achmadi Optimis Ikhtiar Maju Calon Bupati Pamekasan Berjalan Mulus

Hal senada juga disampaikan Nyai Saihah. Menurutnya, penjualan batik  sangat minim, bahkan cenderung menurun setiap tahunnya.

“Stok batik menumpuk karena penjualan minim, jika Ra Baqir terpilih bisa mengeluarkan kebijakan kepada pegawai untuk menggunakan batik Pamekasan, termasuk juka para siswa,” tutur Nyai Saihah.

Baca Juga  Politisi Senior Demokrat Pamekasan Dampingi Ra Baqir Turba

Keluhan para pengrajin batik langsung sikapi oleh Ra Baqir, pria berusia 26 tahun itu menyampaikan komitmenya untuk memecahkan persoalan yang dialami para pengrajin.

“Pemerintah harus turun tangan membantu memecahkan persoalan batik di Pamekasan, jika Berbakti ditakdirkan menjadi Bupati Pamekasan komitmen untuk mensejahterakan para pengrajin batik Pamekasan,” terangnya.(*)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB