Orasi pimpinan DPRD Pamekasan diwakili oleh Khairul Umam, politikus PKB itu langsung menyatakan sikap menolak kenaikan BBM.
“Kami (pimpinan DPRD, red) menolak kenaikan BBM, kita sama-sama meminta Presiden mencabut kenaikan BBM, karena dampaknya rakyat semakin susah,” tutur Khairul Umam.
Sebelum mengakhiri orasi, Khairul Umam, mengapresiasi aksi PMII Pamekasan. Aksi itu, kata dia, dedikasi dan bentuk kepedulian PMII kepada masyarakat Pamekasan, umumnya masyarakat Indonesia.
Sebagaimana diketahui, harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.
Solar subsidi Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, Pertamax daei Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.










