Bupati Baddrut Tamam Kuliahkan 20 Orang Tak Mampu Jurusan Kedokteran

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 20 April 2021 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.(mank)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, segera merealisasikan program beasiswa kedokteran tahun 2021.

Beasiswa ini merupakan program prioritas Bupati Baddrut Tamam, guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di masa akan datang.

Tahun 2020, Pemkab telah memberikan beasiswa kepada 1.600 santri berprestasi dan kurang mampu, beasiswa santri bekerjasama dengan sejumlah Pondok Pesantren di Pamekasan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, program beasises kedokteran bekerjasama dengan Univesitas Airlangga Surabaya.

Baca Juga  Resmikan Food Colony, Bupati Pamekasan: PKL Naik Level Jadi Pedagang

“Beasiswa mahasiswa, itu yang menjadi prioritas di tahun 2021, tahap pertama di Universitas Airlangga jurusan kedokteran,” kata Akhmad Zaini, Sabtu, 20 Maret 2021.

Menurut Zaini begitu ia disapa, beasiswa akan diberikan kepada 20 warga Pamekasan yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah.

“Syaratnya harus berasal dari keluarga tidak mampu, kedua lulus di Unair jurusan kedokteran karena lulusnya itu tidak ada peran Pemkab. Jadi dia sendiri yang harus berusaha untuk lulus,” ungkapnya.

Baca Juga  Syukur Deh! Pelaku Remas Payudara Wanita Ditangkap Polisi Sampang

Untuk merealisasikan program beasiswa itu, Zaini mengusulkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. Ia berharap anggaran tersebut disetujui.

“Kita ajukan Rp 2,5 miliar, mudah-mudahan disetujui lah. Selanjutnya, kita jajaki beberapa sekolah kedinasan, kalau dengan Unair sudah pasti,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Zaini menjelaskan, Pemkab Pamekasan juga berencana bekerja sama dengan sekolah kedinasan, seperti akademi meliter dan akademi kepolisian.

Baca Juga  DPRD Revisi Perda, Tembakau Jawa Boleh Masuk Pamekasan, Setuju Tidak?

“Kami beberapa tahun yang akan datang ada jendral atau pemimpin berasal dari kalangan orang tidak mampu di Pamekasan,” harapannya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memiliki lima program prioritas yang meliputi pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. Lima program tersebut telah berjalan.(adv/mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB