DPRD Revisi Perda, Tembakau Jawa Boleh Masuk Pamekasan, Setuju Tidak?

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 31 Januari 2021 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani memetik daun tembakau saat berlangsung panen. (antara/siswowidodo)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 tentang Tata Niaga Tembakau dan Perlindungan Tembakau Madura.

Ada perbedaan mencolok antara draf revisi yang saat ini tengah di bahas dengan Perda tembakau yang telah diberlakukan selama lima tahun terakhir.

Baca Juga  Begini Cara Bupati Baddrut Tamam Dongkrak PAD Tahun 2020

Jika Perda sebelumnya melarang tembakau Jawa masuk Pamekasan, draf revisi Perda justru memperbolehkan tembakau Jawa masuk ke kota yang identik dengan Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Ismail A Rahim mengungkapkan alasan memperbolehkan tembakau Jawa masuk Pamekasan, demi kepentingan industri rokok lokal.

Baca Juga  PPK Pakong Bantah Tuduhan Pemotongan Anggaran TPS

“Kalau ada perusahaan rokok di Madura membutuhkan tembakau Jawa boleh, poin ini merupakan perbedaan dengan Perda sebelumnya,” kata Ismail A Rahim, Minggu, 31 Januari 2021.

Perbedaan lainnya, lanjut politikus Gerindra itu menjelaskan, penekanan beberapa poin, seperti peningkatan kemitraan antara pabrikan dengan petani.

Selama ini, kemitraan pabrikan dengan petani tanpa koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Alasannnya karena tidak diatur dalam Perda.

Baca Juga  Halal-Bihalal, Mas Tamam Ajak ASN Intropeksi dalam Melayani Rakyat

Kendata itu, kata Ismail, panggilan Ismail A Rahim, kemitraan jadi poin penting revisi Perda tembakau.

“Selanjutnya, Perda sebelumnya tidak mewajibkan pabrikan menggunakan timbangan digital, revisi Perda ini akan diadaptsikan dengan timbanga digital,”terangnya. (mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB