
QOLBI.ID, PAMEKASAN- Mantan Ketua partai Gerindra, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Agus Sujarwadi, salah satu aktor terbentuknya Partai Politik (Parpol) pengusung Baddrut Tamam-Rajae (Berbur) pada Pilkada 2018.
Ia juga berperan aktif membantu pasangan Berbaur menang kontestasi Pilkada. Kala itu, Agus Sujarwadi sebagai ketua Gerindra Pamekasan.
Kini mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu tidak bisa berbuat banyak, karena keluar dari barisan Parpol koalisi.
Kendati demikian, Agus intens memberikan saran. Terbaru, ia menyarankan Parpol pengusung kompak merekomendasikan Yuni Lailatul Fitriyah untuk menggantikan posisi suaminya, alm Rajae.
Menurut Agus, Yuni Lailatul Fitriyah layak menempati posisi Wabup Pamekasan, Yuni memiliki pengalaman bidang birokrasi dan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI).
“Saya berharap posisi Wabup ditempati Yuni,” kata Agus Sujarwadi, Selasa, 9 Februari 2021.
Kemenagan pasangan Berbaur, lanjut Agus menjelaskan, tidak lepas dari kolaborasi identitas Selatan-Utara dan perwalikan aktivis PMII-HMI.
“Baddrut Tamam memilih Rajae sebagai pasangan karena memantapkan koalsisi selatan-utara, saya tahu karena berperan aktif kala itu,” ungkap Agus.
Parpol Pengusung jangan Egois
Agus menyentil sikap masing-masing Parpol koalisi yang dinilai ‘Ngotot’ mengusulkan calon pengganti Wabup Pamekasan, PKB, Gerindra, PKS dan PAN.
Seharusnya petingga Parpol menghormati keluarga alm Rajae, tim sukses dan donatur yang berjuang untuk kemenangan Berbaur
“Petinggi Parpol paham mencalonkan itu bukan persoalan mudah, tidak murah, jadi saya sarankan jangan egois, harus saling menghormati,” tuturnya.
Pria yang dikenal dengan sebutan Bupati Trotoar itu mengaku tidak memiliki kepentingan sekalipun mengusulkan Yuni Lailatul Fitriyah.
“Ini hanya pandangan pribadi, saya hanya pensiunan yang ingin berkontribusi pemikiran, saling mengingatkan sesama saudara. Mohon maaf kepada petinggi partai jika saya tidak searah” terangnya.(mank/wan)










