Terima DBHCHT Rp 64,5 Miliar, Pemkab Pamekasan Proyeksikan Rokok Lokal Tembus Pasar Internasional

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 30 September 2021 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rokok Ilegal

QOLBI.ID, PAMEKASAN –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun ini, 2021, senilai Rp 64,5 miliar.

Sebagian DBHCHT di Pamekasan dipergunakan untuk perbaikan dan peningkatan mutu produksi, baik produksi tembakau maupun produksi rokok.

Untuk produksi tembakau sendiri digawangi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), sedang peningkatan produksi rokok digawangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu-Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Naker).

Baca Juga  KNPI Dorong Legalitas Usaha Rokok di Pamekasan

Untuk itu, Pemkab dan Bea Cukai Madura memproyeksikan rokok ilegal Pamekasan tembus pasar tradisional.

Satu dari sekian perusahaan rokok yang kini dapat dorongan, yakni PR Ayunda.

Fungsional pemeriksa kantor Bea Cukai Madura, Tesar Pratama mengatakan saat ini ada pesanan ekspor rokok lokal Pamekasan, yakni merek Exceed produksi PR Ayunda.

Baca Juga  Gudang Produksi Rokok Ilegal Tidak Ditindak, Satgas Hanya Berani Razia Pedagang Kecil

Bahkan kini pihak PR Ayunda tengah memproses untuk mendapatkan surat keputusan merek ekspor dari Bea Cukai Madura.

“Kalau sudah berkelas ekspor, itu pertanda para pekerja industri rokok dari Pamekasan telah bekerja profesional menghasilkan kualitas ekspor. Dan itu juga bagian dari konsen dari penggunaan dana DBHCHT,” kata Tesar Pratama, Kamis, 30 September 2021.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam Ajak Wabup Fattah Jasin Kerja Cepat

Menurut Tesar, semua produk rokok lokal Pamekasan potensi tembus internasional, selain dibimbing oleh Pemkab Pamekasan, perusahaan rokok di Pamekasan berkualitas.

“Kami berharap semua produk rokok ilegal di Pamekasan bisa tembus pasar internasional,”harapannya (mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB