6 Fakta Demo Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam, Nomor 3 Gertak Sambal

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 September 2021 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Reuni Gerakan Rakyat Menggugat melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, Senin, 20 September 2021.

Banyak fakta menarik sebelum hingga sesudah demo refleksi tiga tahun kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam, demo berlangsung singkat.

Simak enam fakta menarik aksi Reuni Gerakan Rakyat Menggugat, yang dirangkum qolbi.id.

Dirikan Panggung Orasi Demonstran

Bupati Baddrut Tamam mendirikan panggung khusus bagi massa aksi yang mengatasnamakan Reuni Gerakan Rakyat Menggugat.

Baca Juga  Bawang Mas Gelar Diskusi Dengar Aspirasi dengan Berbagai Tokoh Pamekasan

Panggung tersebut dilengkapi sound system dan kursi bagi para pimpinan OPD, dan perwakilan massa aksi yang hendak berdialog

Mas Tamam, begitu ia disapa, sengaja menyediakan panggung bagi demonstran, guna menampung aspirasi mereka secara detail.

Bupati Sambut Baik Demonstran

Mas Tamam menyambut baik kedatangan demonstran, bahkan ia menyampaikan terimakasih atas aspirasi yang disampaikan.

Gertak Sambal

Jenderal Lapangan, Zaini Wer-wer dan Musfikul Khoir, melaporkan kepada pihak kepolisian bahawa massa aksi sebanyak 10 ribu orang, dari unsur LSM, aktivis, Ormas, Toga, Tomas, PKL, tokoh pemuda, abang becak, pengusaha dan elemen masyarakat lainnya.

Baca Juga  Menurut Ketua Formaasi, DKPP Pamekasan 'Lelet' Tangani PMK

Namun faktanya, massa aksi yang datang untuk menyampaikan aspirasi kurang lebih 50 orang.

Demo Berlangsung Singkat

Dengan cara santun, Mas Tamam berpamitan kepada massa karena ingin menghadiri pertemuan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, meninggalkan massa aksi setelah memberikan pernyataan.

Baca Juga  Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak

Massa Bertahan

Massa memilih bertahan di depan kantor Pemkab Pamekasan, sekalipun Bupati meninggalkan para demonstran, mereka bertahan hingga pukul 14:00, aksi berlangsung pukul 11:00 Wib.

Jumlah Petugas Pengamanan Lebih Banyak dari Massa Aksi

Petugas kepolisian yang mengamankan aksi di depan kantor Bupati Pamekasan lebih banyak dari massa. Polres terjunkan personil hingga ratusan karena massa yang dilaporkan mencapai 10 ribu orang.(ros/mank)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB