Bea Cukai Usul Pemkab Pamekasan Bentuk KIHT Mini, Ini Alasannya

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 22 Agustus 2021 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah Jatim, Padmoyo Triwiyanto.(bea cukai madura)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah Jatim, Padmoyo Triwiyanto mengusulkan Pemkab Pamekasan, untuk membangukn Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT).

Usulan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi terkait pembangunan KIHT besar di rumah dinas Bupati Pamekasan, Kamis, 19 Agustus 2021.

Menurut Padmoyo Triwiyanto pembangunan KIHT besar akan memakan waktu lama. Oleh karenanya, perlu adanya KIHT mini sebagai pembelajaran menakan perusahaan rokok ilegal di Pamekasan.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam Bekali 38 Calon Penerima Beasiswa Kedokteran Unair Surabaya

“KIHT mini ini sebagai proses pembelajaran menekan perusahaan rokok ilegal sekaligus pembinaan, kami berharap ini segera terbentuk,” ungkapnya.

Padmoyo Triwiyanto akan memberikan pembinaan dan kemudahan perizinan mudah dan cepat jika KIHT mini segera terbentuk.

Baca Juga  Pendaftar PPK di Pamekasan Tembus 807 Orang

“Membangun dari yang kecil itu tidak sulit, satu hingga dua bulan KIHT mini bisa terbentuk kalau Pemkab, Bea Cukai dan pengusaha bersama akan selesai persoalan itu,”terangnya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam langsung merespon usulan pembentukan KIHT mini tersebut.

Baca Juga  Bupati Baddrut Tamam Segera Teken Kontrak Kerja dengan Kepala OPD

Menurut Politikus PKB itu, KIHT mini proses pembelajaran menuju pembangunan KIHT besar di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

“KIHT mini ini bagian dari proses menuju pembangunan KIHT besar dan sempurna,”terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB