Rp 200 Juta Hanya Untuk Sewa Gedung, Aktivis FKKP Kritisi Disdikbud Pamekasan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Pamekasan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Pamekasan.

QOLBI.ID, PAMEKASAN -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Pamekasan menganggarkan biaya sewa gedung sebesar Rp 200 juta, biaya tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Pamekasan, pemanfaatan sewa gedung dengan anggaran ratusan juta itu mulai Januari sampai Desember 2025.

Sementara ruang rapat yang disewakan berkapasitas sampai dengan 100 orang. Kegiatannya digelar dua kali. Sistemnya melalui pengadaan langsung, lengkap dengan kode rencana umum pengadaan (RUP) masing-masing.

Baca Juga  Cegah Wabah PMK, DKPP Pamekasan Suntik Vitamin Hewan Ternak

Kebijakan dari Disdikbud tersebut mendapat respon dari banyak pihak, diantaranya dari aktivis Forum Kajian Kebijakan Publik (FKKP) Pamekasan. Sipul selaku koordinator menilai APBD banyak terkuras untuk program-program yang tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia meminta kepada pihak terkait agar mengkaji dengan serius postur anggaran semua program pemerintah.

Baca Juga  Anggaran Miliaran, Sejumlah Sekolah di Pamekasan Dapat Proyek Paving, dan Pembangunan

”Menurut kami, itu bagian kecil dari anggaran besar yang manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Selanjutnya, ia mengatakan sewa kantor sampai ratusan juta adalah hal yang tidak wajar. Ia menilai Disdikbud Pamekasan mengabaikan Inpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN serta APBD.

“Jadi kami minta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar tidak semena-mena menganggarkan kegiatan ditengah efesiensi anggaran ini,” tukasnya.

Baca Juga  Dituduh Sunat Dana BOP, BOS dan Terima Fee Proyek, Zaini Pilih Melawan Demonstran

Sementara, Mohamad Alwi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setelah dikonfirmasi mengatakan anggaran untuk sewa kantor sudah dialihkan ke kegiatan lain.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rencana anggaran tersebut untuk kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan lain-lain

“Sudah kita rubah. Tidak ada sewa kantor.
Nanti akan muncul saat PAK,” Ungkapnya. Senin (13/10/2025).

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:46 WIB

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB