NGO Tolak Fattah Yasin Jadi Calon PAW Wabub Pamekasan, Kenapa?

Avatar photo

- Reporter

Senin, 31 Januari 2022 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman, menemui massa saat melakukan aksi penolakan Fattah Yasin, sebagai calon PAW Wakil Bupati.(war)

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Aktivis Non Government Organizational (NGO) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menolak Fattah Yasin, menjadi PAW Wakil Bupati Pamekasan.

Penolakan NGO disertai aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Pamekasan, Senin, 31 Januari 2022.

Ada dua alasan kenapa NGO Pamekasan, menolak mantan Kepala Bakorwil, Madura tersebut, pertama karena Fattah Yasin bukan putera daerah Pamekasan, ia asal Sumenep.

Kedua, Fattah Yasin pernah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa, saat aktif menjadi Kepala Dishub Jatim.

Baca Juga  Fattah Jasin On The Way Pendopo Pamekasan

Presiden NGO Pamekasan, Abdussalam menilai adanya dua celah tersebut, Fattah Yasin, sosok tokoh yang kurang tepat mendampingi Bupati Baddrut Tamam.

Oleh karena itu, NGO meminta Panlih dan DPRD Pamekasan, mencoret nama Fattah Yasin, sebagai calon PAW Wakil Bupati Pamekasan.

Baca Juga  Mengenal Lebih Dekat Habibullah, Vokalis Grup Majelis Dzikir dan Sholawat Asal Pamekasan

“Kami minta ketegasan dari pihak DPRD serta Panlih untuk bertindak tegas dalam penetapan calon Wabub Pamekasan,” kata Abdussalam.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman mengatakan berkas dua calon PAW Wakil Bupati Pamekasan, belum lengkap, seperti surat keterangan sehat.

“Berkas belum lengkap, Panlih sudah merekomendasi untuk segera dilengkapi,” kata Fathor.

Menurut Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, saat ini Panlih tengah melakukan verifikasi faktual.

Baca Juga  Panlih Tetapkan Fattah dan Agus Sebagai Calon Wabup Pamekasan

“Verifikasi faktual dilakukan selama 15 hari kerja pasca dilakukan verifikasi berkas, dan sampai hari ini sudah berjalan 3 hari,” tuturnya.

Soal dugaan suap Fattah Yasin, seperti yang dituduhkan demonstran, kata Fathor, Panlih akan melakukan verifikasi faktual.

“Untuk mengetahui kami harus mendatangi KPK, apakah betul seorang Fattah Yasin tersandung kasus seperti itu, itu harus dilakukan,” terangnya.(WAR/HER)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB