Demo Rakyat Madura Bersatu: Hentikan Penyekatan di Jembatan Suramadu

Avatar photo

- Reporter

Senin, 21 Juni 2021 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, MADURA – Masyarakat Madura, Jawa Timur, melakukan aksi demonstrasi, Senin, 21 Juni 2021, mereka menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terkait penyekatan di wilayah Suramadu.

Massa yang mengatasnamakan Rakyat Madura Bersatu menuju Pemkot Surabaya mengendarai sepeda motor, mobil, bahkan truk, yang dilengkapi dengan pengeras suara.

Orator aksi secara bergantian menyampaikan aspirasi di atas truk, mereka berteriak lantang bahwa kebijakan penyekatan di wilayah Suramadu, dinilai diskriminasi terhadap warga Madura.

Baca Juga  Revitalisasi Pasar di Pamekasan Tunggu Suntikan Dana dari Pemerintah Pusat

Untuk itu, rakyat Madura mendesak Pemkot Surabaya untuk menghentikan penyekatan, mereka juga meminta penyekatan atau aktivitas swab antigen dialihkan ke tempat keramaian, seperti tempat hiburan karaoke.

“Hentikan penyekatan, silahkan swab antigen dialihkan ke tempat karaoke, di sana tidak ada aktivitas swab, silahkan Pemkot Surabaya melakukan penyekatan terhadap warganya sendiri, bukan orang Madura,” ungkap orator aksi melalui pengeras suara.

Baca Juga  AJP Santuni 150 Anak Yatim, Khairul Umam: Semoga Dapat Berkahnya

Orator yang menggunakan kostum putih tersebut, menyampaikan akan terus melawan jika diskriminasi terhadap warga Madura.

“Kalau penyekatan warga Surabaya ya silahkan, tapi mohon maaf jangan kepada warga Madura,” tuturnya.

Satu permintaan rakyat Madura kepada Pemkot Surabaya, yakni mengangkat fasilitas, seperti tenda yang ada di Madura menuju surabaya.

Baca Juga  Pantun Politik Calon Wabup Pamekasan Menggelitik Perut Anggota DPRD

“Jika tenda-tenda tidak diangkat, maka jangan salahkan kami bergerak sendiri,” tegasnya.

Orator aksi juga menyampaikan kepada massa agar tidak merusak fasilitas negara dan menyampaikan aspirasi secara santun.

Hingga saat ini, demo Rakayat Madura Bersatu masih berlangsung, mereka juga berencana menuju kantor Gubernur Jawa Timur.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB