Berangkat Secara Ilegal, Pekerja Migran Indonesia Asal Pamekasan Dipulangkan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Diskop UKM dan Naker

Penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Diskop UKM dan Naker

Pamekasan, Qolbi.id – Sebanyak 49 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur di deportasi oleh pihak imigresen Malaysia, 8 diantaranya berasal dari Pamekasan

Deddy Dwiyudhabakti Kabid Penempatan Diskop UKM dan Naker Menyampaikan, informasi tersebut berdasarkan surat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur.

Baca Juga  BMM Bakal Gelar Seminar: Usut Dugaan Intervensi Kebijakan Istri Muda Bupati Pamekasan

Selanjutnya Dedi membeberkan bahwa penjemputan PMI tersebut di kantor UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja pada Jum’at, 15 Agustus 2025 kemarin. Untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asal.

“Dari 8 PMI asal Pamekasan, 5 diantaranya warga desa Bujur Tengah, Tampojung Tengah, dan Palesanggar. dan 3 sisanya tidak terdata karna terlebih dahulu dijemput keluarganya di Bandara,” ujarnya. Rabu, 19/082025.

Baca Juga  PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Dedi menjelaskan 8 PMI yang dideportasi itu lantaran bermasalah atau sebagai pekerja ilegal. Selanjutnya ia menghimbau kepada masyarakat agar ketika mau menjadi TKI baiknya melalui jalur yang resmi.

“Bilamana ada masyarakat yang mau menjadi TKI kami siap membantu, jangan kemudian berangkat secara ilegal, beresiko besar,” ungkapnya.

Baca Juga  PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB