Penderita Kusta di Pamekasan Tercatat 42 Kasus, 5 di Antaranya Anak-anak

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan pengobatan bagi penderita penyakit kusta, (Foto: Dok/Qolbi.id)

Sosialisasi dan pengobatan bagi penderita penyakit kusta, (Foto: Dok/Qolbi.id)

Pamekasan, Qolbi.id – Dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten Pamekasan mencatat sepanjang Juni 2025 penyakit kusta ditemukan sebanyak 42 kasus, 5 di antaranya yang terjangkit anak-anak.

Hal itu disampaikan oleh Avira Sulistyowati, Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Sabtu(30/07/2025).

Menurutnya, kasus yang masih dalam pengobatan mencapai 180 kasus, dengan rincian tahun 2024 sebanyak 177 kasus, sepanjang Juni 2025 ditemukan 42 kasus, dan penderita dengan cacat tingkat 2 sebanyak 8 kasus.

Baca Juga  Berikut Daftar Nama Pejabat yang Dimutasi Oleh Bupati Pamekasan

“Berdasarkan laporan yang ada daerah endemis kusta ada di wilayah utara yaitu Kec. Batumarmar 39 kasus dan Kec. Pasean 26 kasus,” ungkapnya.

Menurut pemaparannya, penyakit kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman mikobakterium leprae, lebih lanjut ia mengungkapkan gejala awal penyakit kusta adanya tanda bercak putih/kemerahan yang tidak berasa gatal.

Baca Juga  Tekan Penderita Kusta, Pemkab Pamekasan Gandeng Ulama

“Penyakit Kusta bisa disembuhkan dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis, dengan pengobatan rutin selama 12 bulan/6 bulan di Puskesmas ataupun di Rumah Sakit,” tuturnya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi, edukasi, serta promosi kesehatan dalam upaya pencegahan kepada masyarakat.

Baca Juga  PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

“Pencegahan dini dengan cara menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi supaya tubuh sehat dan imunitas tubuh kuat dan terjaga,” harapnya.

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB