Memanas! Sengketa Lahan di Pamekasan Berujung Pengrusakan

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 30 Juni 2024 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengketa lahan di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan memanas.

Sengketa lahan di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan memanas.

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Sengketa lahan di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan memanas pada Jumat (28/6/2024) sekitar pukul pukul 12.00.

Terlihat, sejumlah warga membawa celurit hingga melakukan pengrusakan, lahan yang menjadi sengketa tersebut ternyata milik dari Imam Syafii warga setempat.

Nur Hidayatus, putri dari Imam Syafii mengatakan, oknum tokoh masyarakat yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut sempat melakukan audensi ke di Balai Desa setempat.

Baca Juga  Bacabup Achmad Baidowi Jagokan Jerman Juara EURO 2024

“Tapi, mediasi belum dilakukan, tiba-tiba ada beberapa orang yang menyerbu lahan kami, ada yang membawa celurit, ada yang menebang pohon jati dan ada yang merusak pagar yang dibangun ayah saya,” katanya Minggu (30/6/2024).

Pohon jati yang dirusak oleh oknum yang membawa senjata tajam.

Beruntung, pihak kepolisian segera datang untuk mengaman situasi, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Haji Her Minta Bupati se-Madura Tindak Tegas Pengusaha Tembakau Nakal

“Andai bapak saya tidak segera melapor polisi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi karena mereka membawa celurit,” tambahnya.

Iapun menegaskan, bahwa ayahnya merupakan pemilik sah lahan tersebut dengan bukti sejumlah dokumen.

“Kami ada dokumen akta pembelian tanah dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) sejak tahun 1976,“ tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh seseorang melakukan penebangan pohon jati di lokasi tanah sengketa.

Baca Juga  Beragam Kegiatan MWC Palengaan Ramaikan Satu Abad NU

Namun, kejadian tersebut diamankan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Pademawu. Selanjutnya, disepakati dan direncanakan mediasi hari Senin, 1 Juli 2024 pukul 15.00 WIB.

“Semua pihak yang bersengketa diundang oleh Forkopimcam Pademawu untuk dilakukan mediasi,” pungkasnya. *

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB