Menurutnya, Vespa memiliki simbol sosial yang kuat. Itu dirasakan Ra Baddrut sejak dirinya menjadikan Vespa sebagai kendaraan favorit hingga sekerang.
“Vespa memiliki makna sosial yang sangat kokoh, karena ketika mengalami macet pasti ada yang membantu, itu simbol kekokohan,” ungkapnya.
Selain itu, Ra Baddrut menyampaikan alasan menggunakan Vespa dan tidak mengenakan seragam dinas saat meninggalkan Pendopo Ronggosukowati. Ia ingin menyampaikan kesan bahwa dirinya tidak lagi menjabat sebagai Bupati Pamekasan.
“Saya sudah menjadi warga biasa, sama seperti masyarakat lainnya, sehingga tidak lagi berhak menggunakan fasilitas negara,” terangnya.(*)










