Kata Ra Maltuf, seluruh kader Ansor tidak bisa diam jika ada diantara mereka disakiti. Apa lagi dikeroyok hingga meninggal dunia.
“Banser adalah banon Ansor, kader Banser satu tubuh, kalau ada kader yang disakiti kami tidak bisa tinggal diam,” tegasnya.
Ra Maltuf mengutuk keras tragedi pengeroyokan hingga menyebabkan kader Ansor meninggal dunia. Kendati itu, ia meminta aparat mengusut tuntas.
“Kami meminta pihak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku, dan melakukan langkah antisipatif terhadap hal yang dapat menimbulkan keresahan berkaitan dengan kasus itu, terutama kerusuhan yang mungkin ditimbulkan antara Ormas dan kelompok,” terangnya.(*)
Halaman : 1 2










