Bejat! Diduga Oknum Guru MTsN 2 Pamekasan Sodomi Siswanya

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Ilustrasi

Ket: Ilustrasi

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Sejumlah siswa mengaku menjadi korban pencabulan sesama jenis oleh oknum guru yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. (30/1/26).

AHY, oknum guru yang mengampu mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menurut pengakuan korban yang tidak mau disebutkan inisialnya, terduga pelaku melancarkan aksi sodomi sejak 2024, dan dilakukan sebanyak dua kali di perumahan bukit cinta Blok 7 Nomer 7. Diketahui alamat tersebut merupakan tempat tinggal pelaku.

Baca Juga  Moh Yasin Terpilih Jadi Ketua PC PMII Pamekasan

Selain melakukan sodomi, pelaku beberapa kali melakukan tindak pencabulan di beberapa tempat. Terduga pelaku menjalankan aksinya dengan modus mengancam nilai pelajaran serta mengiming-imingi memberikan uang.

“Sejauh ini ada lima siswa yang mengaku sebagai korban, dari kelimanya bentuk pencabulan berbeda-beda, ada yang di sodomi, di raba, bahkan dicium dan berciuman bibir,” bebernya, Rabu (28/1/26).

Baca Juga  Vaksinasi Massal di Pamekasan Berjalan Lancar, Kabareskrim Polri: Terimakasih Bupati

Menurut pengakuan korban, peristiwa tersebut terjadi di beberapa lokasi, diantaranya musolla sekolah, kamar mandi, dan di tenda saat acara kemah. Ia berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

Sumber tersebut juga menyampaikan informasi bahwa terduga pelaku kini tidak lagi bertugas di sekolah tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai status penanganan kasus tersebut.

“Menurut informasi, setelah peristiwa ini tersebar, pelaku hanya di berikan sanksi dipindah tugaskan ke kanwil kemenag Jatim. Ini tidak adil, kelakuan bejatnya tidak mencerminkan seorang pendidik. Kami harap semua pihak ikut andil dalam menuntaskan persoalan ini,” harap korban.

Baca Juga  Jalan Menuju Rumahku di Desa Lancar Pamekasan Mirip Kolam Lele

Hingga berita ini dimuat, Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan dan Kepala MTsN 2 Pamekasan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat dan permintaan wawancara belum mendapat respons.

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB