Kamar Ponpes Annidhomiyah yang Tertimbun Longsor Ditempati 7 Santriwati

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 24 Februari 2021 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Kepala Kepolisian Resor Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Apip Ginanjar mengatakan, ada dua kamar Pondok Pesantren Annidhomiyah yang tertimbun longsor.

Dua kamar tersebut ditempati tujuh santriwati, lima diantara mereka meninggal dunia akibat longsor yang terjadi sekitar pukul 02:00 Wib, Rabu, 24 Februari 2021.

“Dua santriwati selamat,” kata Apip Ginanjar.

Baca Juga  Jembatan Kowel Putus Diterjang Banjir, Kepala Dinas PUPR Bilang Begini

Apip, begitu ia disapa, bancana alam di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean tersebut, tak terhindar karena tanah bukit yang bersebelahan dengan Pondok Pesantren tergerus hujan deras.

“Sebelum longsor terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi,” ungkpnya.

Identitas Santriwati Meninggal Tertimbun Longsor

Longsor tengah malam itu menyebabkan 5 santriwati meninggal dunia, mereka adalah RA (14) asal Desa Poreh Kecamatan Karampenang, Sampang, SK (17) Desa Palampang Kecamatan Sumber Jambi, Jember.

Baca Juga  Tinjau Longsor di Pamekasan, Mensos Risma Bawa Titipan Presiden Jokowi, Apa Itu?

S (14) Desa Dukoh Mencek Kecamatan Sukorambi, Jember, N (12) Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, dan NA (13) Desa Dukoh Mencek Kecamatan Sukorambi, Jember.

Baru dua jenazah santriwati Pondok Pesantren Annidhomiyah yang telah dibawa ke rumah duka, yakni RA dan N.

Baca Juga  Gubernur Jatim Pantau Vaksinasi Massal di Pamekasan

Sementara tiga jenazah lainnya asal Jember direncenakan akan dibawa ke rumah duka hari ini

Selamat dari Bencana Alam Longsor

Terdapat dua santriwati yang selamat dari longsor, NK (15) Desa Gunung Kecamatan. Sumber Jambi Malang, Jember, dan TM asal Desa Dempo Timur, Pasean, Pamekasan.

“NK mengalami patah tulang,” tutur Apip.(war/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB