Pengamen Kabur Kocar-kacir Dikejar Satpol PP Pamekasan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 8 Februari 2021 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Pamekasan, memberikan pembinaan kepada pengamen yang diamankan di area lampu merah jalan Jokotole.(mank)

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Puluhan pengamen di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kabur saat melihat ada razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Minggu, 7 Februari 2021.

Upaya pengamen yang kebanyakan orang dewasa itu kandas, karena petugas berhasil mengejar dan mengangkut mereka ke Pos pantau di monumen Arek Lancor (Arlan).

Kasi Penyelidikan dan Penyidak Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman mengatakan patugas razia sudah dibekali rencana agar berhasil mengamankan.

Baca Juga  STIE Bakti Bangsa Pamekasan Gelar Wisuda Perdana

“Kami sudah memperkirakan pengamen akan kabur saat melihat mobil patroli, ternyata benar mereka kabur ke perkampungan warga,” kata Ainurrahman.

Pengamen yang meminta uang di area lampu merah tersebut, terpaksa diamankan karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2019, tentang ketertiban umum.

Baca Juga  Ketua DPRD Pamekasan Siap Divaksin Sinovac

“hari ini ada puluhan pengamen yang kami amankan,” ungkapnya.

Pengamen Minta Uang di Tempet Berbeda

Pengamen yang dinilai meresahkan masyarakat di tempat berbeda, area lampu merah Trunojoyo, jembatan Gurem, jalan Stadion dan Jokotole.

“Semuanya diamankan sekalipun sempat kabur,” tuturnya.

Satpol PP Pamekasan tidak hanya sekedar menangkap mereka, tetapi juga memberikan pembinaan dan kesepakatan tidak lagi mengamen di area lampu merah.

Baca Juga  DPRD Pamekasan Rapat Pembentukan Pansus Pemilihan Wakil Bupati

“Jika mereka kembali ngamen, kami angkut lagi,” terangnya.

Satpol PP yang sudah mengantongi identitas mereka mengancam akan memberikan tindakan tegas jika kembali mengamen.

“ Sankinya tindak pidana ringan jika ngamen lagi,” tegasnya.(mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB