512 Tenaga Kesehatan Gagal Divaksin Corona, Kenapa?

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 5 Februari 2021 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kesehatan (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Sebanyak 512 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, gagal divaksin Virus Corona (Covid-19).

Kepada awak media, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Nanang Suyanto mengatakan, Nakes yang gagal divaksin tahap pertama kerena memiliki riwayat penyakit bawaan, seperti flu, batuk, pilek, sakit perut, panas, sekit kepala, dan banyak lagi keluhan lainnya.

Baca Juga  Bupati Pamekasan Lantik 176 Pejabat di Pasar Kolpajung

“Ada juga yang hamil dan sedang menyusui,” kata dr Nanang Suyanto, Jumat, 5 Februari 2021.

Total Nakes yang yang telah divaksin Sinovac di Pamekasan sebanyak 1.821 orang. Data tersebut berdasarkan laporan dari masing-masing Puskesmas.

Baca Juga  GP Ansor Pamekasan Doakan Kesembuhan David Ozora

“Laporan dari Puskemas, ada Nakes yang batal divaksin, yang ditunda sebanyak 203 Nakes,”ungkapnya.

Berdasarkan standart operasional prosedur vaksin Sinovac, vaksinasi Corona hanya bagi orang yang benar-benar sehat.

“Bagi Nakes yang ditunda akan divaksin setelah kondisinya sehat,” terangnya.(mank/wan)

Baca Juga  Pamekasan Call Care Jadi Rujukan Inovasi Kabupaten Lain, Ini Buktinya

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB