QOLBI.ID, PAMEKASAN – Puluhan Warga Tamberu Agung, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, 14 Maret 2022.
Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi berkaitan dengan tahapan pelaksanaan Pilkades desa Tamberu Agung, yang dihentikan akibat seluruh panitia mengundurkan diri.
Warga ditemui anggota Komisi I DPRD Pamekasan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Fathorrachman.
Pada pertemuan tersebut, perwakilan warga Tamberu Agung, Syamhari, meminta sekaligus menutut Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Kabupaten, kembali membentuk P2KD Desa Tamberu dan melanjutkan tahapan Pilkades.
“Permintaan warga sederhana, kembali membentuk P2KD Desa Tamberu Agung dan melanjutkan tahapan-tahapan Pilkades,” kata Syamhari.
Permintaan warga diamini oleh Komisi I DPRD Pamekasan, bahkan mereka mendorong P2KD Kabupaten segera membentuk P2KD Desa Tamberu Agung.
“Aspirasi warga ini segera ditindaklanjuti oleh P2KD Kabupaten, karena waktu tahapan Pilkades mepet,” tutur Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Hamdi.
Politikus Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut, memberikan deadline waktu 3×24 jam kepada P2KD Kabupaten, untuk memberikan keputusan, dilanjutkan atau tidak tahapan Pilkades di Desa Tamberu Agung.
“Kalau mau dilanjutkan segera membentuk P2KD Desa Tamberu Agung, jika tidak. Alasannya harus jelas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Pamekasan, Fathorachman akan segera menggelar rapat internal P2KD Kabupaten, untuk memutuskan tuntutan warga Tamberu Agung.
“Kami akan rapat dulu. Hasilnya nanti kami sampaikan kepada ketua P2KD Kabupaten, yang pasti akan mengacu pada regulasi,” bebernya.(mank/her)