Diduga Jadi Orang Ketiga, Pria di Pamekasan Ditebas Pake Celurit, Urat Putus dan Tulang Pecah

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 12 Februari 2022 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID,PAMEKASAN- MT warga asal Dusun Utara Timur, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi rumah mantan istrinya, EA, di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih.

Kedatangan MT untuk mengklarifikasi penyebab perceraian mereka. Namun, saat tiba di rumah mantan istrinya, MT melihat EA dan suaminya S (36) asyik tiduran.

Melihat EK dan S berdua di kamar, MT terbakar api cemburu hingga akhirnya menebas tubuh S dengan celurit.

Baca Juga  Ramadhan Berkah, Kak Achmadi Bersama JLB Santuni Anak Yatim

Kasus penganiayaan tersebut dilaporkan Mapolres Pamekasan, Nomor : LP-B/85/II/RES.1.8/2022/SPKT/ Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur, tanggal 11 Februari 2022.

Atas laporan tersebut, polisi melakukan pengejaran ke rumah pelaku, guna mempersempit ruang geraknya, sekitar pukul 14:00 Wib, Sabtu, 12 Februari 2022, Pelaku menyerahkan diri.

Kepada polisi, MT mengaku melakukan penganiayaan karena S diduga sosok pria yang merusak hubungannya dengan EA.

Baca Juga  Ini Fadhilah Salat Tarawih Malam Ketujuh Ramadhan

MT dan EA menjalani Long Distance Relationship (LDR) Malaysia-Pamekasan. Belakangan hubungan mereka retak hingga akhirnya bercerai, dugaan ada orang ketiga.

“MT beranggapan bahwa perceraian tersebut diakibatkan adanya S yang telah mengganggu hubungan MT dan EA hingga menjadi perceraian, setelah cerai selang tiga bulan EA menikah sirih dengan S,” kata Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah.

Baca Juga  Bakal Calon Wakil Bupati Pamekasan Didominasi Milenial, Mereka Punya Big Boss!

Menurut Nining Dyah, korban penganiayaan tersebut mengalami luka parah bagian punggung sebelah kiri, rusuk bagian kanan dan lengan kanan.

Korban dirawat secara intensif RSUD Pamekasan. Hasil pemeriksaan medis, ditemukan urat besar putus, paru-paru kena dan beberapa tulang pecah. akibatnya, korban harus dirujuk ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan dengan alkes yang memadai.(MANK/HER)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB