Sosialisasi BKC dan DBHCHT, Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Sasar Warga Pademawu

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 7 September 2021 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID,PAMEKASAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dan Bea Cukai Madura, kembali sosialisasi ketentuan Perundang-undangan di bidang cukai.

Kali ini sosialisasi digelar di Balai Desa Dasuk, Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Selasa 07 September 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, pihak Bea Cukai Madura, Kabag Administrasi Perekonomian, Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Camat, Polsek, Danramil Pademawu, dan peserta delegasi dari desa Dasuk, Sumendangan, Baddrih, Buddagan, Pademawu Timur, Bunder dan Durbuk.

Baca Juga  Bupati Pamekasan Perketat Pengawasan Hewan Ternak

Kepala Subseksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Madura, Tesar Pratama mengatakan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang cukai sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Tesar, begitu ia disapa, masyarakat Pamekasan perlu memahami esensi dari UU No. 39 Tahun 2007, tentang Cukai, serta Permenkeu RI No. 66/PMK.04/2018, tentang Tatacara Pemberian, Pembekuan, dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai.

Baca Juga  MH. Said Abdullah Gandeng GP Ansor Pamekasan Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

“Masyarakat masih banyak yang belum paham terkait cukai dan pemanfaatan DBHCHT, sosialisasi ini kesempatan untuk memberikan pemahaman,” kata Tesar Pratama.

Menurutnya, pendapatan dari Barang Kena Cukai (BKC) dikembalikan kepada daerah sebesar 2 persen dari Rp. 172.2 Triliun. Tahun 2021, Pemkab Pamekasan mendapatkan asupan DBHCHT sebesar Rp 64,5 Miliar.

Baca Juga  PPP Pamekasan dan PC WPP Kompak Berbagi Sembako di Tengah Pandemi Covid-19

“Dana tersebut dibagi untuk bidang kesejahteraan masyarakat sebesar 50 persen, 25 persen untuk penegakan hukum dan 25 persen lagi untuk bidang kesehatan,” terangnya.(mank/her)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB