Moratorium Masih Berlaku, Toko Modern Ilegal di Pamekasan Tumbuh Subur

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 4 Maret 2021 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi toko modern/internet

QOLBI.ID, PAMEKASAN- Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Supriyanto mengatakan moratorium pendirian Toko Modern di Pamekasan belum dicabut, Rabu, 24 Februari 2021.

“Selama moratorium belum dicabut maka kami tidak bisa menerbitkan izin toko modern baru,” kata Supriyanto, Kamis, 4 Maret 2021.

Baca Juga  Hujan Deras, Kelurahan Gladak Anyar Pamekasan Tergenang Air

Menurut eks Kabag Humas Pemkab Pamekasan ini, moratorium belum bisa dipastikan dicabut, karena masih menunggu perubahan Perda nomor 22 tahun 2013 tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan Dan Toko Modern.

Baca Juga  Kabar Gembira, Mas Tamam Alokasikan Dana CSR untuk Pengembangan Usaha Masyarakat

“Moratorium berlaku dalam batas waktu yang tidak ditentukan, untuk memastikan dicabut atau tidak bergantung perubahan Perda yang akan dibahas tahun ini,” ungkapnya.

Di tengah moratorium ini, banyak toko modern di Pamekasan bebas beroperasi secara ilegal. Kendati demikian, tidak ada tindakan dari pemerintah.

Baca Juga  Abd Warits Terpilih Sebagai Ketua DPC APSI Madura

“Secara administrasi merupakan bagian Dinas perizinan, tetapi urusan pengawasan dan penindakan tanggung jawab Satpol PP,” tuturnya.

Suprianto membeberkan, hanya terdapat 27 toko modern yang terdaftar di instansinya.

“Hanya 27 toko modern yang terdaftar,”terangnya.(mank/wan)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB