Raih Impianmu Jadi Dokter

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 12 Maret 2022 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QOLBI.ID, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa kedokteran tahun ini, 2022.

Program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, tersebut telah terlaksana sejak tahun 2021, bekerjasama dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Kuota beasiswa yang ditetapkan Pemkab Pamekasan tahun ini, 2022, sebanyak empat orang. Kuota itu menurun, tahun sebelumnya, 2021, beasiswa sebanyak 10 orang.

Namun yang dinyatakan lulus kuliah di Unair pada waktu itu, hanya empat orang.

Beasiswa Pemkab Pamekasan Khusus Fakultas Kedokteran Unair Surabaya

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, mengatakan beasiswa akan diberikan kepada warga Pamekasan, ketika sudah dinyatakan lulus kuliah di Fakultas Unair Surabaya.

Baca Juga  Dua Tahun Terakhir, Bawang Mas Center Bedah 500 Unit Rumah Warga Pamekasan

“Syaratnya lulus dulu, baru Pemkab Pamekasan memberikan beasiswa,” kata Baddrut Tamam.

Tujuan Pemkab Pamekasan menggelontorkan beasiswa kedokteran, tidak lain dan tidak bukan, untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul bidang kesehatan.

Program beasiswa kedokteran Pemkab Pamekasan, sekaligus memberikan peluang bagi warga Pamekasan, yang tidak mampu melanjutkan pendidikan di Fakultas kedokteran.

“Seluruh anak-anak kita di MA/SMA atau sederajat yang ingin jadi dokter bisa mengikuti seleksi masuk di Unair Surabaya, yang lulus kami siapkan biaya,”ungkapnya.

Beasiswa Kedokteran Pemkab Pamekasan Pertama di Indonesia

Menurut Direktur Kemahasiswaan Unair Surabaya, Hadi Subhan, program beasiswa kedokteran Pemkab Pamekasan yang bekerjasama dengan Unair Surabaya, merupakan yang pertama di Indonesia.

Baca Juga  Mahasiswa Pamekasan Demo DPRD Tolak Presiden Tiga Periode, Kenaikan BBM, Minyak Goreng dan PPN

Selama ini, kata dia, kerjasama beasiswa dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta, disesuai dengan kebutuhan perusahaan, bukan kedokteran.

Ia pun mengapresiasi kebijakan Pemkab Pamekasan, yang telah memberikan beasiswa kedokteran bagi warganya.

“Belum ada daerah yang menggagas program beasiswa seperti itu (kedokteran, red),” kata Hadi Subhan, saat acara sosialisasi program beasiswa Pemkab Pamekasan secara virtual waktu lalu.

Biaya Kuliah Fakultas Kedokteran Unair Surabaya

Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan Pemkab Pamekasan untuk program beasiswa kedokteran di Unair Surabaya, biaya masuk tembus Rp 315 juta, ditambah uang semester Rp 15 juta.

Baca Juga  Sumpah! Jalan Menuju Rumahku Becek dan Berlumpur, Sekdes Plakpak: Insya Allah Tahun Ini Diperbaiki

Pemkab Pamekasan juga menanggung biaya hidup mahasiswa yang dinyatakan lulus kuliah kedokteran di Unair Surabaya.

Siapkan Diri Anda Jadi Dokter

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Akhmad Zaini, syarat mutlak mengikuti program beasiswa Fakultas Kedokteran Unair Surabaya, harus lulus seleksi jalur mandiri kemitraan.

Oleh karena itu, bagi warga Pamekasan yang akan mengikuti program beasiswa kedokteran dari Pemkab Pamekasan, segera mempersiapkan diri, mencari informasi pendaftaran di laman resmi Unair Surabaya, tentang penerimaan mahasiswa baru.

”Program beasiswa ini melalui jalur mandiri kemitraan, harus lulus seleksi dulu, baru kami berikan beasiswa,”terangnya.(MANK/HER)

Berita Terkait

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa
PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!
PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG
Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan
Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling, Permudah Masyarakat Selama Ramadan
Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi
Menu MBG di SPPG Yayasan Yasmin Ambet Pamekasan Dinilai Kurang Layak
Kemenag Jatim Belum Putuskan Sanksi Terduga Guru yang Sodomi Siswanya di MTsN 2 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:31 WIB

Gelar Harmoni Ramadan, Majelis Tangga Seribu Santuni Anak Yatim-Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 09:40 WIB

PMII UIN Madura: Satgas Tidak Serius Menjalankan Tugasnya, Lebih Baik Mundur!!!

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27 WIB

PMII UIN Madura Bakal Aksi Jilid II, Soroti Kualitas Program MBG dan Pembangunan SPPG

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:14 WIB

Soroti Temuan SPPG Bermasalah, PMII UIN Madura Demo Bakar Ban di Kantor Bupati Pamekasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:06 WIB

Soroti Kinerja Satgas MBG di Pamekasan, PMII UIN Madura Bakal Gelar Aksi

Berita Terbaru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, 12 Maret 2026.

Uncategorized

Buntut Demo MBG, Komisariat UIN Madura Dibekukan PC PMII Pamekasan

Senin, 16 Mar 2026 - 09:46 WIB