Pakaian Mas Tamam tidak jauh berbeda dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Zaini Wer-wer. Pelopor NGO Pamekasan dan Madura, itu juga mengenakan pakaian hitam, bedanya separuh badan.
Pada kesempatan itu, Zaini Wer-wer menyampaikan beberapa poin yang harus menjadi catatan Pemkab Pamekasan, pertama berkaitan dengan angka kemiskinan yang dinilai mengalami peningkatan.
Menurut Wer-wer, pada tahun 2022, jumlah warga miskin di Pamekasan mencapai 129,4 orang. Pada tahun berikutnya, 2021, angka kemiskinan meningkat menjadi 137,12 orang.
“Angka kemiskinan ini jangan dianggap kesuksesan. Apa lagi mengalami peningkatan,” tutur Wer wer.
Poin selanjutnya, yang menjadi aspirasi dan kritikan Wer wer, Pemkab Pamekasan dinilai gagal mengatasi kasus kekeringan, gagal mensejahterakan guru ngaji, tenaga honorer, petani, nelayan.
Pemkab Pamekasan, juga dinilai tidak mampu membangun jembatan dan jalan rusak, gagal menciptakan lapangan pekerjaan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










